Sport

5 Faktor Indonesia Bisa Gasak Myanmar

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Indonesia versus Myanmar bakal menjadi laga uji tanding yang menguji kemampuan skuad Garuda menjelang Piala AFF 2021. Berikut lima faktor yang bisa membuat Skuad Garuda memenangkan duel melawan kesebelasan berjuluk The White Angels.

Setelah kalah dari Afghanistan dalam laga yang berlangsung pekan lalu, Evan Dimas dan kawan-kawan akan menghadapi Myanmar, Kamis (25/11/2021). Shin Tae Yong saat ini terus menyempurnakan Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan di Turki. Hasil dari polesan Shin tersebut bakal terlihat dalam laga uji tanding melawan Myanmar.

Timnas Indonesia akan bertemu Myanmar dalam laga uji tanding, Kamis (25/11). (Foto: Arsip PSSI)

Kendati kalah secara peringkat FIFA, Indonesia tidak tertinggal dalam permainan di atas lapangan. Setidaknya dalam beberapa duel terakhir, justru tim Merah Putih yang lebih sering menang. Berikut lima faktor yang bisa membuat Indonesia menang atas Myanmar dalam laga uji tanding di Turki dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (24/11/2021):

  1. Tren Buruk Myanmar

Myanmar sedang berada dalam momen tak bagus. Di bawah asuhan Antoine Hey, Myanmar menelan kekalahan telak dalam laga kualifikasi Piala Dunia.

Setelah digunduli Jepang 0-10, Myanmar dilibas Kirgistan 1-8 dan dilumat Tajikistan 0-4. Dalam laga uji tanding pekan lalu, Myanmar kembali kalah 1-2 dari Burundi.

Myanmar akan mencoba bangkit, namun tim yang diisi Hlaing Bo Bo dan kawan-kawan tidak sedang berada dalam performa apik seperti beberapa tahun lalu ketika sempat masuk semifinal AFF dan meraih medali perak di SEA Games.

  1. Shin Tae Yong Benahi Kesalahan Pemain Timnas Indonesia

Shin Tae Yong menyoroti masalah kesalahan mengumpan sebagai problem krusial di Timnas Indonesia hingga membuatnya mengagendakan sesi khusus untuk kemampuan dasar sepak bola tersebut sejak pemusatan latihan di Jakarta.

Dengan latihan berulang di Jakarta dan di Turki, Timnas Indonesia pun diharapkan bisa kian sempurna dalam melepas umpan sehingga mendukung rancangan serangan Indonesia ke gawang lawan.

Selain permasalahan umpan, Shin juga menyoroti penyelesaian akhir sebagai suatu ganjalan dalam laga Timnas Indonesia. Shin pun menegaskan agar para pemain tak lagi membuang peluang. Dalam laga melawan Afghanistan, Indonesia memiliki beberapa kans yang gagal berbuah gol.

  1. Latihan Fisik

Selain kemampuan teknis seperti umpan dan finishing touch, Shin juga membenahi kondisi fisik para pemain dengan memberi latihan khusus. Dengan kondisi fisik yang lebih baik dibanding sebelumnya, Timnas Indonesia ditargetkan main dengan level terbaik hingga 90 menit.

  1. Sejarah Pertemuan Sejak 2015

Indonesia dan Myanmar rutin berjumpa dalam laga uji tanding sejak 2015 hingga 2019. Dari lima pertandingan, Indonesia mengemas tiga kemenangan, sekali seri, dan sekali kalah.

Selain hasil imbang tanpa gol pada 2016, Indonesia selalu bisa membobol gawang Myanmar. Sementara dari lima laga, Myanmar tiga kali gagal mencetak gol. Dua pertandingan terakhir dimenangi Indonesia dengan clean sheet.

Hal tersebut mengindikasikan kemampuan Myanmar tak lebih baik dari Indonesia dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan.

  1. Kepercayaan diri

Faktor kepercayaan diri pemain Timnas Indonesia yang mendadak runtuh ketika bertemu dengan kesebelasan yang lebih terpandang, kemungkinan tidak akan terjadi dalam laga kali ini mengingat Myanmar tak memiliki keunggulan mutlak atas Indonesia.

Myanmar unggul atas Indonesia dalam daftar peringkat FIFA, namun tak serta-merta membuat Witan Sulaeman dan kawan-kawan rontok mental sebelum bertanding.

Comment here