Hukum

Adhyaksa Dault Diperiksa Polisi Terkait Aset Kwarnas

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memeriksa Adhyaksa Dault, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SB), terkait pengelolaan aset Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka.

Adhyaksa Dault. (Foto: law-justice.co)

Penyidik mendalami perkara tersebut usai mendapat laporan dari masyarakat dengan dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat. “Klarifikasi terhadap yang bersangkutan sudah dilaksanakan kemarin secara virtual,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dikutip dari CNN Indonesia.com, Jumat (10/9/2021).

Menurut Andi, penyidik tengah mendalami dugaan pelanggaran pidana yang terjadi saat Adhyaksa menjabat sebagai Ketua Kwarnas Pramuka sebagaimana dilaporkan. Namun demikian, dia belum dapat merincikan lebih lanjut mengenai duduk perkara kasus tersebut.

Andi menerangkan, penyidik masih melakukan pendalaman terkait dengan perkara tersebut.
“[Pemeriksaan terkait dugaan] Tipu gelap (penipuan dan penggelapan, red), pengelolaan aset Kwarnas,” jelas dia. Penyidik akan melakukan gelar perkara apabila kelengkapan bukti dan keterangan sudah dimiliki.

Adhyaksa Dault merupakan Ketua Kwarnas Pramuka periode 2013-2018. Ia dilaporkan ke Bareskrim pada 16 Maret 2021 dengan nomor LP (Laporan Polisi): LP/B/0169/III/2021/Bareskrim.

Adhyaksa dilaporkan dengan tiga pasal persangkaan, yakni Pasal 378 KUHP terkait tindak pidana penipuan, lalu Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Adhyaksa Dault terkait pemeriksaan kemarin. CNNIndonesia.com telah menghubungi Adhyaksa namun belum mendapat respons.

Comment here