Ekonomi

Ahok: Jika Toilet SPBU Berbayar Fasilitasnya Harus Sekelas Mal

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ikut angkat suara soal polemik toilet berbayar di SPBU milik Pertamina. Beberapa pihak menganggap menggunakan toilet di SPBU tidak perlu membayar, tetapi beberapa lainnya tidak keberatan membayar toilet di SPBU asalkan bersih.

Menurut Ahok, jika memang SPBU menarik biaya untuk penggunaan toilet ke pelanggan, sebaiknya fasilitas yang diberikan oleh SPBU di toilet tersebut setara dengan pusat perbelanjaan atau mal.

“Jika mau bayar sekalian toilet (SPBU harus) sekelas mal, lengkap ada tisunya,” ungkap Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dikutip dari Liputan6.com, Rabu (24/11/2021).

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok melakukan kunjungan kerja ke PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Dumai, Selasa (14/9/2021). (Foto: Liputan6)

Ahok menyampaikan, dirinya tak mempermasalahkan jika terdapat toilet di SPBU yang berbayar. Meski demikian, aspek kebersihan dan kelengkapan fasilitas harus diperhatikan untuk kenyamanan pengguna. “Bagi saya yang penting bersih,” tandas Ahok.

Erick Thohir Tegur Direksi Pertamina: Toilet Semua SPBU Harus Gratis

Sebelumnya, dalam sebuah kunjungan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dengan sengaja mampir ke salah satu SPBU Pertamina yang merupakan hasil kerja sama dengan swasta di Probolinggo, Jawa Timur. Di sana, Erick Thohir menyempatkan untuk mengunjungi toiletnya.

Dirinya pun sedih, toilet yang seharusnya menjadi fasilitas umum justru malah dipasang tarif. Untuk yang ingin buang air kecil, harus bayar Rp 2.000 per orang. Sedangkan yang ingin mandi, terpaksa bayar Rp 4.000 per orang.

Hal itu diungkapkan Erick Thohir dalam videonya yang diunggah di Instagramnya. Di sana, Erick Thohir menuliskan caption, “Ini pesan saya untuk rekan-rekan di Pertamina, dari toilet umum SPBU Pertamina, Kecamatan Malasan, Probolinggo.Sudah kewajiban BUMN memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.”

Toilet SPBU Pertamina di Jalan Haji Mulyadi Joyomartono, Margahayu, Kota Bekasi. (Foto: Merdeka.com)

Di sana pun Erick Thohir sempat menanyakan kepada petugas penjaga toilet. “Ini Pom Bensin swasta, kalau mau pakai bayar Rp 2.000 kencing, mandi bayar Rp 4.000. Untuk perawatan. Kenapa tidak gratis, ini kan fasilitas umum?” tanya Erick Thohir kepada petugas tersebut seperti dikutip dari akun Instagramnya, Senin (22/11/2021).

“Saya kurang tahu Pak, saya cuma kerja,” jawab petugas penjaga toilet tersebut.

“Yang punya siapa? Pak Agus. Ya sudah, nanti di telp Pak Agusnya. Kenapa toilet aja tidak gratis, padahal kan sudah bisnis bensin,” ucap Erick Thohir.

Di akhir videonya, Erick Thohir menegur keras Direksi Pertamina. Dirinya meminta untuk melakukan perbaikan kontrak dengan pihak swasta, terutama mengenai pelayanan. “Kepada direksi Pertamina saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Kan sudah dapat dari jualan bensin, juga toko kelontong. Jadi masyarakat mestinya dapat fasilitas tambahan,” ucap Erick Thohir.

“Saya minta Direksi Pertamina perbaiki. Saya minta semua Pom Bensin yang kerja sama dengan swasta di bawah Pertamina, semua toiletnya gratis,” pungkasnya.

Comment here