Hukum

Alat Berat Ekskavator Sudah Kepung Rumah Rocky Gerung

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Kuasa Hukum Rocky Gerung, Haris Azhar menyebut sudah ada alat berat di sekitar rumah akademisi sekaligus pengamat politik tersebut itu di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Diketahui, lahan itu saat ini sedang dalam status sengketa dengan PT Sentul City Tbk.

“Ada (alat berat) di lokasi belakang rumah Rocky,” kata Haris dikutip dardi CNNIndonesia.com, Senin (13/9/2021).

Haris menyebut alat besar itu diduga dikerahkan oleh Subkontraktor dari PT Sentul City Tbk. Setidaknya sudah ada dua alat berat jenis eskavator. “Diduga subcon dari PT Sentul City. Ada dua kayaknya,” kata Haris.

Terpisah, Rocky juga mengonfirmasi kedatangan alat berat tersebut. Dalam sebuah foto yang dikirimnya kepada CNNIndonesia.com, terlihat satu ekskavator berwarna biru berada di sekitar rumahnya. “70 meter dari rumah. Jam 14.35 WIB,” kata Rocky .

Terpisah, Nafirdo Ricky atau Firdo yang juga merupakan kuasa hukum Rocky, juga turut mengonfirmasi. Ia mengatakan, lahan yang sudah digusur tepat berada di bawah rumah Rocky.
“Wilayah kampung bawah yang digusur,” kata dia.

Ia menyebut pihaknya sudah membuat aduan ke Dirjen Penangan Konflik dan Sengketa serta ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun, sampai saat ini pihaknya masih belum mendapatkan respons. “Kelanjutannya kita lagi menunggu respons dari BPN terkait pengaduan kita,” ucapnya.

Sebelumnya, Rocy Gerung dan warga Bojongkoneng disomasi PT Sentul City Tbk untuk hengkang dan segera membongkar rumahnya diangkat media massa. PT Sentul City Tbk diketahui tengah berencana memanfaatkan lahan yang terletak di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor.

Langkah ini juga disebutkan sebagai program lanjutan yang sebelumnya telah terlaksana di beberapa desa seperti Desa Citaringgul dan Desa Babakan Madang. Guna mensukseskan rencana tersebut, Kuasa Hukum Sentul City Antoni mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penataan dan penguasaan aset-aset yang diklaim telah diambil oleh spekulan.

Rocky dan warga Bojong Koneng harus mengosongkan rumah dan merobohkan bangunan dalam waktu 7 x 24 jam. Terbaru, Rocky akan melayangkan gugatan balik terhadap PT Sentul City Tbk.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Corporate Communication PT Sentul City Tbk, David Nugroho untuk mengonfirmasi dan menanyakan lebih lanjut terkait penggusuran tersebut. Namun, sampai berita ini diturunkan, David belum memberikan keterangan.

Rocky Melawan

Sementara itu, Rocky Gerung terang-terangan menyatakan akan melawan somasi yang dilayangkan PT Sentul City kepadanya. Hal itu dilakukan Rocky karena dia mengklaim ada 6.000 orang yang bernasib sama dengannya. “Sekarang saya mau terangkan bahwa ini bukan soal saya saja, ada 90 KK, 6.000 orang yang mengalami nasib yang sama,” kata Rocky Gerung di kediamannya di Kampung Gunung Batu, Bojong Koneng, Bogor, dikutip dari detik.com, Senin (13/9/2021).

Rocky Gerung. (Foto: Warta Ekonomi)

Rocky mengatakan kasus ini sudah menyangkut hajat banyak orang. Bahkan dia menduga ada penguasa yang ingin memisahkan kasus ini dari kasus rakyat menjadi kasus dirinya semata. “Jadi sebetulnya penguasa, ingin memisahkan kasus ini dari kasus rakyat, seolah-olah kasus saya saja bahkan disebut ‘ini karena si Rocky ini berdasi’ itu jangan percaya pada dia tuh,” ujarnya.

Rocky Gerung menegaskan dirinya hanya sebagai pintu masuk melawan Sentul City. Rocky mengaku heran hak Sentul City seolah-olah tidak boleh digugat.

“Jadi sekali ini bukan kasus saya, saya menyediakan kasus ini sebagai pintu masuk untuk membuka segala macam kejahatan yang disembunyikan oleh Sentul City. Nah baru sekarang orang mulai lihat dibuat diam sedemikian rupa sehingga seolah-olah hak Sentul City itu enggak boleh digugat, padahal dari awal Sentul City ini masalahnya banyak banget, jadi itu intinya,” tuturnya.

Rocky Gerung mengaku melawan Sentul City agar dia dan masyarakat dapat mempertahankan hak hidup, baik untuk manusia itu sendiri maupun tumbuhan di sekelilingnya.

“Jadi selain saya mempertahankan hak saya dan hak masyarakat di sini, saya mempertahankan hak pohon untuk tetap jadi sarang burung, hak air untuk mengalir sampai ke dapur emak-emak di Bojong Koneng, itu kan dihalangi oleh Sentul, digusur rumah air itu sama Sentul,” kata Rocky Gerung.

Dalam situs resminya, PT Sentul City Tbk menyebut berencana memanfaatkan lahan sesuai dengan masterplan. Lahan yang dimaksud berada di Desa Bojong Koneng.

Comment here