Hukum

Bambang Tanoesoedibjo, Kakak Hary Tanoe, Disebut Mangkir Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Bansos

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – “Tidak (hadir). Apa yang jadi alasan kami akan konfirmasi ke teman-teman penyidik,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri di Novus Jiva Anyer, Banten, Kamis (7/12/2023), seperti dilansir detik.com.

Diberitakan, tim penyidik KPK direncanakan memeriksa pengusaha Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo dalam kasus korupsi beras bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, Bambang yang disebut-sebut sebagai kakak dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu absen dari panggilan penyidik KPK.

Ilustrasi bantuan sosial (bansos). (Istimewa)

Bambang Tanoesoedibjo direncanakan diperiksa pada Rabu (6/12/2023). Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Muhammad Kuncoro Wibowo dkk.

Ali mengatakan Bambang Tanoesoedibjo akan dijadwalkan ulang untuk diperiksa sebagai saksi di KPK. Namun ia belum memerinci pemanggilan ulang tersebut. “Akan dijadwalkan kembali terhadap saksi tersebut,” katanya.
KPK belum memerinci keterlibatan Bambang Tanoesoedibjo dalam kasus dugaan korupsi beras bansos Kemensos. Pengusaha tersebut dipanggil dalam kapasitas sebagai Komisaris PT Dosni Roha Logistik. “Semua yang dipanggil saksi karena ada kebutuhan pendalaman lebih lanjut substansi perkara,” ujar Ali.

Perkara ini bermula saat Kemensos menunjuk PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) sebagai pelaksana distribusi beras bansos Kemensos. PT BGR lalu menunjuk PT Primalayan Teknologi Persada (PTP) sebagai rekanan distributor. Dalam pelaksanaannya, PT PTP tidak melakukan tugasnya sebagai distributor bansos. Namun penyidik KPK menemukan pembayaran ke PT PTP sebesar Rp150 miliar.

Total ada enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi beras bansos Kemensos, termasuk Kuncoro Wibowo. Awalnya, tiga tersangka bernama Ivo Wongkaren, Richard Cahyanto, dan Roni Ramdani telah ditahan KPK, Rabu (23/8/2023).

Kemudian, Jumat (15/9/2023), KPK menahan dua tersangka lainnya, yaitu Budi Susanto (BS) selaku Direktur Komersial PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) periode 2018-2022 dan April Churniawan (AC) selaku Vice President Operasional PT BGR periode 2018-2021. Kini, Kuncoro juga telah resmi ditahan.

Profil Bambang

Dikututip dari Wikipedia, Kamis (7/12/2023), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau biasa disapa Rudy Tanoe, yang lahir pada 16 Januari 1964 adalah pengusaha asal Indonesia. Ia adalah kakak dari pengusaha Harry Tanoesoedibjo. Ia merupakan pemilik dari DNR Corporation, induk usaha dari DNR Distribution.

Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo lahir dan dibesarkan di Surabaya. Ia adalah anak kelima dari pengusaha Ahmad Tanoesoedibjo. Sang ayah, Ahmad Tanoesoedibjo, tak lain adalah Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Ia anak dari Ahmad Tanoesoedibjo dan istrinya, Liliek Johana Tanoesoedibjo.

Bambang Rudijanto menikah dengan Julie Tanoesoedibjo dan memiliki tiga orang anak, yaitu Gary Tanoesoedibjo, Gabriella Tanoesoedibjo, dan Garciella Tanoesoedibjo. Rudy Tanoe memperoleh gelar Bachelor of Commerce dari Carleton University, Ottawa, Kanada pada 1987 dan kemudian gelar Master of Business Administration dari University of San Francisco, USA pada 1989.

Comment here