Politik

Bursa Wakil Ketua DPR, Sekjen Golkar Menguat Gantikan Azis Syamsuddin

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Usai Aziz Syamsuddin ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka penyuap penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, kursi Wakil Ketua DPR RI yang ditinggalkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menjadi rebutan kalangan internal parpolnya. Sedikitnya ada empat elite Golkar yang berebut kursi Aziz. Mereka adalah Ahmad Doli Kurnia, Melkias Markus Mekeng, Adies Kadir dan Lodewijk Paulus.

Namun, Lodewijk Paulus yang kini menjabat Sekretaris Jenderal Partai Golkar kansnya menguat. DPR akan memutuskan siapa pengisi kursi Wakil Ketua DPR, Selasa (28/9/2021).

Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan, saat ini muncul nama terkuat yang dipertimbangkan Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk ditunjuk menggantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR. Sosok itu adalah Lodewijk Paulus yang kini menjabat Sekjen Golkar. 

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Paulus. (Foto: Tempo.co)

“Pak sekjen adalah bagian dari yang memang menjadi perhatian Pak Ketua Umum,” kata Supriansa di Gedung DPR, Jakarta, dikutip dari Kompas TV, Senin (27/9/2021). 

Menurut dia, Lodewijk pantas dipilih Airlangga menjadi pengganti Aziz, karena memang kemampuannya yang dinilai cakap dalam menjalankan roda organisasi partai berlambang pohon beringin tersebut. “Karena memiliki banyak kelebihan,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya belum bisa memastikan siapa nanti sosok yang akan dipilih Airlangga. “Ya doakan semoga siapa nanti disebutkan dalam surat keputusan Pak Airlangga. Maka itulah yang terbaik dari Golkar, terbaik untuk bangsa dan negara,” katanya. 

KPK pada Sabtu (25/9/2021) menetapkan Wakil Ketua DPR periode 2019-2024 Aziz Syamsuddin sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kasus yang tengah ditangani KPK di Lampung Tengah.

“Saudara AZ, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Periode 2019-2024 (ditetapkan) sebagai tersangka terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji dalam penanganan perkara yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah,” kata Ketua KPK Firli Bahuri.

Comment here