Hukum

Dilaporkan ke Polisi, Lili KPK Terancam 5 Tahun Bui

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dilaporkan ke polisi oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan terancam 5 tahun bui.


Laporan ini dilakukan karena ICW menilai Lili telah melanggar Undang-Undang (UU) No 19 Tahun 2019 tentang KPK, yang menyatakan pimpinan KPK dilarang berhubungan dengan pihak yang sedang berperkara dengan KPK.
“ICW melaporkan pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar ke Bareskrim atas dugaan pelanggaran hukum Pasal 36 juncto Pasal 65 Undang-Undang KPK,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Rabu (8/09/21), dikutip dari Indosport.com, Kamis (9/9/2021).


Kurnia menyebut tindakan Lili berkomunikasi dengan pihak yang sedang menjalani perkara di KPK tidak hanya pelanggaran kode etik tapi juga melanggar hukum. “Maka dari itu kami melaporkan perbuatan Lili ke Bareskrim Polri,” katanya.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Foto: JawaPos.com)


“Apalagi komunikasi itu mengarah pada bantuan penanganan perkara. Lili memberi kontak salah satu advokat di Kota Medan untuk membantu perkara M Syahrial,” jelas dia.
Pihak ICW pun telah melengkapi laporan tersebut dengan dokumen-dokumen terkait komunikasi Lili dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial.


“Kalau Undang-undang Tipikor itu bisa ke KPK. Kalau Undang-undang KPK maka domainnya adalah kepolisian,” tukas Kurnia Ramadhana.


Kurnia juga menyebut Lili Pintauli Siregar bisa diancam pidana penjara maksimal 5 tahun bui sesuai aturan yang tercantum dalam Pasal 65 UU KPK.


Namun, Bareskrim Polri enggan melanjutkan laporan ICW terkait dugaan pelanggaran pidana Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.


Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan aduan (laporan) itu dinilainya sebagai ranah internal KPK.
“Peristiwa yang disampaikan ICW dalam suratnya adalah domain KPK, penyidik akan melimpahkan suratnya ke KPK,” kata Andi dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (10/9/2021).

Comment here