Sport

Drawing Piala AFF Bikin Pusing Shin Tae Yong

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Jadwal fase grup Piala AFF 2020 akan ditentukan pada drawing pembagian grup yang akan digelar secara virtual pada 21 September mendatang dari Singapura. Menjelang pengundian tersebut Timnas Indonesia dikabarkan masuk Pot 4 selevel dengan Kamboja. Kabar itu terbilang mengejutkan mengingat sebelumnya Indonesia digadang-gadang masuk Pot 2 bersama Malaysia.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (17/9/2021), Informasi itu beredar setelah postingan akun instagram @asean.football pada Senin (13/9/2021) yang menampilkan pot drawing pembagian grup Piala AFF 2020 yang kemudian viral di media sosial.

Sistem pembagian pot Piala AFF 2020 ini tampaknya mengacu dari peringkat FIFA per 12 Agustus 2021. Pasalnya, saat ini urutan negara ASEAN tertinggi yaitu Vietnam (ranking 92) dan Thailand (120) akan menempati Pot 1 dalam drawing pembagian grup Piala AFF 2020.

Ilustrasi sepak bola. (Foto: Pikiranrakyat)



Pot 2 diisi Filipina (128) dan Myanmar (145). Sementara, Malaysia (154) dan Singapura (160) menempati Pot 3.

Sedangkan Indonesia yang menempati peringkat 174 menempati Pot 4 bersama Kamboja (179). Lalu Pot 5 diisi Laos (186) dan pemenang pertandingan play-off antara Brunei (190) atau Timor Leste (195).

Artinya, dapat dipastikan sistem pot drawing pembagian grup Piala AFF 2020 memang berdasarkan ranking FIFA per 12 Agustus 2021. Sistem ini berbeda dengan metode penempatan pot yang diterapkan pada Piala AFF 2018 yang mengacu pada prestasi tim pada dua edisi Piala AFF sebelumnya.

Tak pelak, kegagalan PSSI untuk memperbaiki peringkat Timnas Indonesia kini harus dibayar mahal dengan menempati Pot 4 undian grup Piala AFF 2020 nanti.

Ini jelas menjadi kerugian besar bagi Indonesia. Pasalnya, besar kemungkinan Indonesia masuk grup neraka yang dihuni tim-tim kuat seperti Thailand/Vietnam atau Filipina/Malaysia.

Diketahui, Thailand merupakan pemegang gelar juara terbanyak Piala AFF dengan lima kali mengangkat trofi. Tim Negeri Gajah Putih juga menjadi salah satu tim yang paling sulit dikalahkan Indonesia.

Vietnam adalah pemenang edisi Piala AFF terakhir. Kemenangan tersebut menjadi trofi kedua yang telah dikoleksi Vietnam. Kini, Timnas Vietnam pun semakin maju pesat di bawah asuhan Park Hang Seo.

Selain itu, Indonesia juga harus menghadapi tim kuat dari Pot 2: Filipina dan Malaysia. Filipina merupakan tim yang sudah empat kali menembus semifinal, termasuk pada Piala AFF 2018.

Sedangkan, Malaysia merupakan musuh bebuyutan Indonesia yang pernah menjuarai Piala AFF 2010. Belum lagi Indonesia juga berpotensi bertemu Singapura dan Myanmar yang tergabung di Pot 3.

Situasi itu jelas akan membuat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong pusing lantaran Skuad Merah Putih harus berjuang lebih keras lolos dari tantangan berat di fase grup.


Apalagi, jabatan Shin Tae Yong juga akan dipertaruhkan mengingat dia ditunjuk oleh PSSI karena keberaniannya menargetkan Indonesia juara Piala AFF 2020. Janji itu ia lontarkan saat proses wawancara ketika seleksi pelatih yang dilakukan PSSI pada November 2019 lalu.

Sementara pesaing Shin Tae Yong saat itu yaitu Luis Milla tidak berani menjamin Indonesia juara Piala AFF, sehingga membuat pelatih asal Spanyol itu belum dipercaya oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk kembali menukangi Timnas Indonesia.

Piala AFF 2020 menjadi salah satu even yang ditunggu-tunggu oleh Timnas Indonesia dan suporter Merah Putih. Turnamen ini seharusnya digelar pada 2020, tetapi terpaksa diundur karena pandemi Covid-19.

Piala AFF 2020 kemudian rencananya akan digelar pada 23 November – 31 Desember 2020. Namun, pandemi Covid-19 membuat ajang dua tahunan itu kembali ditunda.

AFF kemudian mengonfirmasi Piala AFF 2020 akan digelar pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022. Lalu bagaimana peluang Indonesia menjuarai Piala AFF 2020? Peluang Indonesia untuk menjuarai turnamen Se-Asia Tenggara ini selalu terbuka, walaupun kali ini tetap agak sulit.

Pasalnya, Indonesia bukan hanya harus mengawali perjuangan dari fase grup yang sulit karena akan bertemu negara-negara kuat ASEAN. Tetapi, secara persiapan Timnas Indonesia saat ini juga masih kurang optimal.

Saat ini kompetisi Liga 1 sebagai wadah pemain untuk mengasah kemampuan fisik, mental, teknik, dan taktik pelaksanaannya masih belum bisa optimal karena pandemi Covid-19.

Meski demikian, tetap harus disyukuri Liga 1 2021 masih bisa digelar di tengah pandemi. Walaupun, dengan hanya memainkan sembilan laga dalam sepekan turut berpengaruh pada perkembangan pemain yang bakal menjadi calon skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Pasalnya, dengan tim atau pemain terlalu lama libur bertanding akan membuat kondisi dan sentuhan pemain tidak bisa meningkat dengan maksimal. Artinya, di sini PSSI dan Shin Tae Yong harus mencari solusi agar persiapan Timnas Indonesia bisa lebih optimal ke depannya.

Yang jelas Shin Tae Yong dengan waktu tersisa dua bulan menuju turnamen harus sudah mulai menyusun kerangka pemain Timnas Piala AFF 2020.

Shin Tae Yong juga bisa memanggil kembali pemain-pemain yang tampil baik pada pertandingan uji coba Mei lalu dan saat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia yang digelar Juni lalu. Tentunya, pemain-pemain tersebut juga bisa ditambah dengan pemain-pemain muda atau pemain yang bersinar di Liga 1 2021.

Shin Tae Yong juga bisa kembali memaksimalkan pemain-pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri seperti Yanto Basna, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Elkan Baggott, dan lainnya.

Selain itu, Shin Tae Yong harus segera menjadwalkan training center (TC) jangka pendek dan mengatur pertandingan uji coba untuk mengoptimalkan persiapan Timnas Indonesia. Pasalnya, sejauh ini rapor Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae Yong masih kurang memuaskan. Dari dua uji coba yang digelar di Dubai pada Mei 2021, Timnas Indonesia tumbang dari Afghanistan dan Oman.

Lalu, di tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni 2021, Indonesia juga menelan dua kekalahan dari Vietnam 0-4 dan Uni Emirat Arab 0-5, serta bermain imbang melawan Thailand 2-2.

Artinya, masih banyak yang perlu dikerjakan Shin Tae Yong untuk membenahi permainan Timnas Indonesia demi meraih hasil terbaik di Piala AFF 2020.

Comment here