Politik

Elektabilitas AHY yang Belum Deal dengan NasDem Jadi Cawapres Anies, Duh Kasihan!

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Partai NasDem menegaskan belum menyepakati koalisi dengan Partai Demokrat (PD) karena urusan calon wakil presiden (cawapres) atas nama Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY untuk dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Duh, kasihan AHY!

Memangnya, sekuat apa AHY, Ketua Umum PD, jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024? Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyebut mereka tidak bisa menanggapi usulan Demokrat soal AHY jadi duetnya Anies Baswedan. Ali menegaskan NasDem dan Demokrat belum ada ikatan koalisi.

“Nanti (siapa pun yang berkoalisi) akan ada kesamaan dalam memilih capres, tapi apakah kemudaian kalau ditanya apa yang diusulkan Demokrat (duet Anies-AHY) ya kami tidak bisa menanggapi itu, kami tidak punya ikatan kerja sama apa-apa dengan Demokrat, paling tidak sampai hari ini untuk mendiskusikan atau menyetujui apa yang menjadi usulan Demokrat. NasDem itu berpandangan partai sebagai wadah untuk mengatur sirkulasi kekuasaan,” kata Ali dikutip dari detik.com, Jumat (30/9/2022).

Ahmad Ali. (Foto: detikcom)

Ali menilai tidak semua kader partai politik (parpol) memiliki karakter yang lebih baik ketimbang tokoh nonparpol. Ali menegaskan, NasDem akan berkoalisi dengan partai yang memiliki kesamaan pandangan.

“Kalau NasDem berpandangan tidak semua kader partai politik itu lebih baik dari kader-kader profesional maupun non partai. Kami ingin berkoalisi dengan partai yang memiliki pandangan yang sama,” imbuhnya.

Ali tidak menyebutkan alasan belum deal dengan Demokrat karena urusan elektalibilats AHY jelang 2024. Akan tetapi, AHY memang menjadi salah satu tokoh dari partai politik yang punya modal elektabilitas dan perahu politik untuk berlaga di 2024, meski harus berkoalisi. Begini elektabilitas AHY di sejumlah survei:

Pada minggu lalu, lembaga survei Charta Politika merilis survei elektabilitas bakal cawapres 2024. Hasilnya nama Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil terkuat di antara nama potensial lainnya, sementara nama AHY di urutan ketiga. Dalam rilisnya yang digelar secara daring, Kamis (22/9/2022), survei Charta Politika dilakukan melalui wawancara tatap muka atau face to face interview dengan metode sampling multistage random sampling.

Survei dilakukan pada 6-13 September 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 dengan margin of error 2,82%. Kriteria responden berusia minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Responden diberikan pertanyaan: Jika pemilihan presiden-wakil presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih sebagai Wakil Presiden di antara nama-nama berikut ini?

Sandiaga Uno 22,3%
Ridwan Kamil 20,8%
Agus Harimurti Yudhoyono 7,2%
Erick Thohir 6,1%
Basuki Tjahja Purnama (Ahok) 4,3%
Khofifah I Parawansa 4,1%
Andika Perkasa 3,7%
Puan Maharani 3,2%
Mahfud Md 2,1%
Muhaimin Iskandar 2,0%
Airlangga Hartarto 1,8%
Susi Pudjiastuti 1,7%
Tri Rismaharini 1,1%
M Anis Matta 0,9%
Gatot Nurmantyo 0,8%
Sri Mulyani 0,7%
Nadiem A Makarim 0,6%
Moeldoko 0,2%
Tito Karnavian 0,2%
Luhut Binsar Pandjaitan 0,2%
Budi Gunawan 0,2%
Bima Arya Sugiarto 0,2%
Zulkifli Hasan 0,1%
TT/TJ 15,5%

Sementara untuk elektabilitas capres 2024, nama Ganjar Pranowo masih unggul. Disusul nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Berikut hasilnya:

Ganjar Pranowo 31,1%
Prabowo Subianto 24,4%
Anies Baswedan 20,6%
Ridwan Kamil 7,2%
Sandiaga Uno 2,5%
Puan Maharani 2,4%
Agus Harimurti Yudhyono 2,2%
Airlangga Hartarto 1,7%
Erick Thohir 1,6%
Khofifah I Parawansa 1,1%
TT/TJ 4.9%

Simulasi 4 Pasangan

Responden diberikan pertanyaan: Seandainya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih?

Ganjar Pranowo-Sandiaga S Uno 34,7%
Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar 24,8%
Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono 22,8%
Puan Maharani-Andika Perkasa 4,1%
TT/TJ 13,6%

Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil 34,4%
Prabowo Subianto-Erick Thohir 25,7%
Anies Baswedan-Khofifah I Parawansa 20,8%
Puan Maharani-Andika Perkasa 3,9%
TT/TJ 15,2%

Simulasi 3 Pasangan

Responden diberikan pertanyaan lagi: Seandainya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih?

Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 33,1%
Prabowo Subianto-Khofifah I Parawansa 26,2%
Anies R Baswedan- Agus Harimurti Yudhoyono 22,4%
TT/TJ 18,3%

Ganjar Pranowo-Erick Thohir 35,8%
Anies R Baswedan- Agus Harimurti Yudhoyono 24,2%
Prabowo Subianto-Puan Maharani 21,8%
TT/TJ 18,2%

Sementara itu, akhir Agustus lalu, lembaga survei Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei terkait capres dan cawapres jelang Pilpres 2024. Hasilnya, Ganjar Pranowo menjadi capres dengan elektabilitas teratas dan Ridwan Kamil terkuat di posisi cawapres.

Survei Poltracking dilakukan secara nasional pada 1-7 Agustus 2022 menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei 1.220 responden dengan margin of error +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Klaster survei ini diklaim menjangkau 34 provinsi se-Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir dengan proporsi jenis kelamin pemilih.

Elektabilitas capres:

Ganjar Pranowo 26,6%
Prabowo Subianto 19,7%
Anies Baswedan 17,7%
Agus Harimurti Yudhoyono 4,7%
Ridwan Kamil 3,9%
Erick Thohir 2,8%
Sandiaga Salahuddin Uno 2,4%
Puan Maharani 2,2%
Khofifah Indar Parawansa 2,2%
Airlangga Hartarto 1,7%
Tidak mau menjawab/merahasiakan 7,2%
Tidak tahu/tidak jawab 8,9%

Elektabilitas cawapres:

Ridwan Kamil 12,6%
Sandiaga Salahuddin Uno 11,9%
Agus Harimurti Yudhoyono 11,7%
Erick Thohir 10,8%
Puan Maharani 6,5%
Khofifah Indar Parawansa 5,4%
Andika Perkasa 3,7%
Muhaimin Iskandar 2,7%
Airlangga Hartarto 1,7%
Mahfud Md 1,7%
Tidak mau menjawab/merahasiakan 10%
Tidak tahu/tidak jawab 21,3%

Comment here