Ekonomi

Erick Thohir Akan Selesaikan Pesangon Pegawai BUMN Dibubarkan

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perusahaan pelat merah yang sudah tidak beroperasi sejak beberapa tahun silam akan diselesaikan pemerintah penutupannya. Termasuk, PT Merpati Nusantara Airlines.
Langkah itu dilakukan untuk memberikan kepastian terhadap pegawai BUMN tersebut. Bentuknya dapat berupa penyelesaian kontrak kerja pegawai, aset, hingga bisnisnya.

“Itu yang kita bilang namanya perusahaan sudah tidak beroperasi sejak 2008, lalu mau diapakan? Kan harus diselesaikan. Apakah pegawainya, asetnya, apakah mungkin bisnisnya. Itu harus kita lakukan, tidak bisa digantung, termasuk pesangon dan lainnya mesti ada mekanismenya,” kata Erick, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (1/10/2021).

Erick mengatakan pembubaran ini bukan dikarenakan BUMN tersebut bangkrut, melainkan memang sudah tidak beroperasi. Kini, pihaknya tengah menunggu paperworks (kertas kerja) setelah masalah dirapatkan dengan Wakil Menteri BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: CNN Indonesia)

Pemerintah melalui Kementerian BUMN telah merencanakan untuk membubarkan 7 perseroan yang telah lama tidak beroperasi. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya bersama  PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tengah menggodok kembali perusahaan mana yang akan dibubarkan.

Pria yang akrab disapa Tiko ini menyinggung mengenai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang masih memiliki aset Maintenance, Repair and Overhaul, dan kewajiban yang harus dibayarkan. Ia mengatakan pembubaran akan dilakukan paling lambat pada semester genap 2021.

Selain Merpati, beberapa perusahaan yang akan dibubarkan di antaranya PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, dan PT Istaka Karya (Persero). Kemudian, PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero) atau Insani, PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) atau PANN, dan PT Kertas Leces (Persero).

Comment here