Sport

Fajar/Rian Ingin Kenalkan Budaya Indonesia ke Dunia, Kenakan Baju Adat Saat Undian BWF World Tour Finals 2023

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – “Kami ingin mengenalkan budaya Indonesia kepada dunia, itu menjadi alasan kami mengenakan pakaian tradisional ini,” ujar Fajar Alfian seperti dilansir Tempo.co, Selasa (12/12/2023).

Ya, ada hal menarik yang terekam dalam sesi gala dinner sekaligus undian grup BWF World Tour Finals 2023 di Hangzhou, Cina, Senin malam WIB, 11 Desember. Wakil ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto terlihat hadir dengan mengenakan pakaian adat Indonesia. Keduanya kompak memakai beskap tetapi dengan adat berbeda. Fajar mengenakan pakaian adat Jawa, sedangkan Rian memilih adat Sunda sebagai kostumnya tadi malam. Menjadi unik karena Fajar berasal dari Sunda, sementara Rian merupakan kelahiran Bantul, DI Yogyakarta.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengenakan pakaian adat dalam acara BWF. (Tempo.co)

Rian mengatakan dia dan Fajar memang sudah membuat rencana untuk sama-sama memakai beskap dalam acara itu, tetapi tidak dengan asal adatnya. “Kami hanya janjian menggunakan beskap, tidak direncanakan untuk seperti gantian budaya. Hanya kebetulan jadinya seperti ini.”

Fajar/Rian tergabung di Grup B bersama kompatriotnya Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Selain itu, mereka juga akan bersaing melawan wakil Korea Selatan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dan pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Fajar mengungkapkan kesiapannya dalam menghadapi pertandingan BWF World Tour Finals 2023. Ia tidak mempermasalahkan berada dalam satu grup dengan sesama wakil Indonesia dan tetap bertekad menampilkan permainan terbaik. “Memang tidak ada pilihan karena semua yang lolos ke sini adalah delapan pemain yang sangat bagus, sangat baik. Jadi, sama saja dan harus siap bertemu siapa pun,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda, Rian juga bertekad memberikan performa maksimal di BWF World Tour Finals 2023. Namun di sisi lain dia tetap berharap bisa lolos bersama dengan Fikri/Bagas ke semifinal. “Memang ada plus-minusnya ketika kami dan Bagas/Fikri tergabung di grup yang sama tetapi semoga kami bisa menampilkan yang terbaik dan sama-sama lolos ke semifinal.”

Comment here