Politik

Ganjar Tak Dicalonkan di Pilpres, Pengamat: Suatu Masa PDIP Akan…

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 sudah menjadi perbincangan publik. Siapa calon yang akan maju pun kini mulai menjadi spekulasi. Meski masih lama, kandidat Pilpres 2024 menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan.

Apalagi para tokoh nasional yang berpotensi menjadi calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pilpres 2024 sudah mulai bergerak di lapangan, baik dengan pendekatan langsung kepada masyarakat, maupun dengan memasang baliho di ruas-ruas jalan strategis di daerah-daerah.

Pengamat politik dari Universitas Negeri Sebelas Maret 1966 (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Agus Riewanto menyebut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo merupakan figur yang sejauh ini unggul dalam perebutan hati masyarakat. Ia pun menilai Ganjar layak dicalonkan sebagai capres dari PDIP.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: merdeka.com)

“Suatu masa PDIP akan memilih kader terbaiknya. Alternatifnya Pak Ganjar, memang. Situasi yang ada dibaca betul oleh Pak Ganjar dan sukarelawannya. Pak Ganjar ini mungkin layak untuk dicalonkan sebagai capres oleh PDIP,” ujarnya, Minggu (5/9/2021), dikutip dari wartaekonomi.com, Senin (6/9/2021).

Agus menilai sosok Ganjar Pranowo sebagai figur paling potensial capres PDIP untuk Pilpres 2024 karena berasal dari Jawa. Berdasarkan sejarah pemilu di Tanah Air, siapa pun figur capresnya, bila berasal dari tiga hingga empat daerah di Jawa, pasti berhasil memenangi pemilu.

Pemilih Terbanyak

Keempat daerah tersebut yaitu Jateng, Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta. “Pemilu langsung ‘kan ditentukan oleh jumlah pemilihnya. Pemilih terbanyak itu ada di Jabar, Jatim, Jateng dan DKI. Itu memang populare karena banyak media,” urainya.

Agus melihat sejauh ini di PDIP baru sosok Ganjar yang menonjol dan relatif diterima masyarakat Jawa.

“Kader PDIP cuma ada di Jateng, Pak Ganjar. Relawan membaca itu sebagai kelaziman politik di Indonesia. Siapa kuasai Jawa, dia menang,” katanya.

Namun Agus mengakui perjalanan menuju pesta demokrasi Pilpres 2024 masih panjang. Dalam perjalanan tersebut segala kemungkinan bisa terjadi, tergantung seperti apa dinamika politik yang akan mewarnai perjalanan itu.

Soal kemungkinan PDIP pecah mengingat kuatnya persaingan figur internal partai dalam memperebutkan posisi capres-cawapres, Agus menampik hal tersebut. Menurutnya, PDIP merupakan parpol yang sudah sangat mapan dan banyak pengalamannya.

Ketika keputusan sudah diambil Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP, Agus meyakini semua kader partai akan menerimanya. “Kecil kemungkinan PDIP akan pecah dengan segudang pengalaman dan lara-lapa-nya PDIP selama ini,” pungkasnya.

Comment here