Politik

Ketua Setara Institute Hendardi: Intoleransi Harus Diperangi

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Ketua Setara Institute Hendardi berpendapat, intoleransi di Indonesia masih jadi ancaman serius yang sangat mengkhawatirkan. Padahal, katanya, intoleransi adalah fase awal dari radikalisme, dan radikalisme adalah fase berikut menuju terorisme. Sehingga, katanya, kehadiran media massa yang punya misi untuk menjaga Indonesia sangat penting untuk memerangi intoleransi dan radikalisme.

“Intoleransi dan radikalisme harus diperangi,” kata Hendardi saat menghadiri acara soft launching media online “Kanal Anak Bangsa News dot id” atau “KABNews.id”, yang merupakan “adik kandung” KAB TV di Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Kedua media tersebut mengusung tagline “Untuk Menjaga Indonesia”. Hendardi mangapresiasi tagline tersebut. “Narasi-narasi yang menyuarakan demokrasi, kebinekaan, toleransi, budaya Nusantara dan hak asasi manusia harus terus digelorakan untuk meng-counter narasi-narasi yang mengandung intoleransi dan radikalisme. Sebab intoleransi dan radikalisme itu merupakan stadium dini dari terorisme,” jelas Hendardi.

Ketua Setara Institute Hendardi. (Foto: KABNews.id)

Indonesia, kata Hendardi, adalah rumah besar milik bersama, sehingga kekokohan dan keutuhannya harus dijaga bersama. “Kalau ada oknum-oknum anak bangsa yang mencoba merusak rumah besar tersebut, misalnya dengan sikap dan tindakan intoleran dan radikal, harus kita ingatkan. Antara lain melalui narasi yang kita sebarkan melalui media itu,” jelasnya.

Kebinekaan, lanjut Hendardi, adalah sebuah keniscayaan bahkan merupakan sunatullah (hukum Allah), sehingga harus dijaga bahkan disyukuri, bukan justru dirusak dengan intoleransi dan radikalisme. “Kalau Tuhan mau, seluruh manusia di muka bumi ini bisa diciptakan dalam kondisi yang seragam atau sama, karena Tuhan Maha Kuasa. Tapi ‘kan hal itu tidak dilakukan Tuhan. Tuhan menciptakan manusia dalam berbagai perbedannya supaya saling mengenal dan mengasihi,” paparnya.

Bagi Hendardi, tak ada yang yang lebih indah daripada kebinekaan atau kebaragaman yang ibarat pelangi, dan itu dimiliki oleh bangsa Indonesia baik manyangkut etnis maupun agama yang harus disyukuri. “Tugas kita bersama sebagai bangsa adalah menjaga kebinekaan itu melalui penghormatan terhadap demokrasi, toleransi, budaya, dan hak asasi manusia,” tandasnya. 

Comment here