Kesehatan

Jokowi: Hampir 2 Tahun Kita Alami Pandemi, Dampaknya di Luar Perkiraan

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Presiden Joko Widodo mengatakan sudah hampir dua tahun Indonesia dan dunia dilanda pandemi Covid-19. Dia menyebut dampak pandemi Covid-19 sangatlah di luar perkiraan dan berimbas ke berbagai sektor.

“Sudah hampir 2 tahun, nanti di Maret (2022), tepatnya 2 tahun kita mengalami pandemi dan tidak hanya Indonesia saja, tetapi juga dunia. Semua mengalami dan dampaknya betul-betuldi luar perkiraan kita, berimbas ke mana-mana,” kata Jokowi saat berpidato di Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021 di Jakarta, Rabu (24/11/2021), dikutip dari Liputan6.com.

Dia menyampaikan sejumlah negara mengalami kelangkaan energi akibat pandemi Covid-19. Selain itu, banyak negara mengalami kelangkaan kontainer sehingga distribusi barang menjadi terganggu.

Jokowi mengungkapkan ada juga negara yang mengalami kenaikan inflasi yang menakutkan semua negara. Kemudian, banyak negara mengalami kenaikan harga produsen yang dapat berimbas terhadap kenaikan harga di konsumen. “Dampak-dampak pandemi seperti itu yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya,” ucapnya.

Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020). (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)

Ketidakpastian Global

Di sisi lain, Jokowi menuturkan ada pula dampak dari ketidakpastiaan global akibat dari pandemi virus corona. Dia pun meminta kepala daerah dan kepala dinas mengerti masalah tersebut dan menyiapkan langkah antisipasi.

Menurut dia, kompleksitas masalah yang saling berkaitan ini menyebabkan ekonomi di hampir semua negara menjadi anjlok. Jokowi menilai ekonomi nasional dapat pulih kembali apabila kasus Covid-19 terkendali.

“Kita harus betul-betul kerja keras menyiapkan semuanya dan kuncinya hanya satu, kita bisa mengendalikan yang namanya pandemi Covid. Hanya itu,” tutur Jokowi.

Comment here