Politik

Karangan Bunga Dukung Interpelasi Anies Berjejer di DPRD DKI

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Kantor DPRD DKI Jakarta kebanjiran kiriman karangan bunga. Sebagian besar bertuliskan dukungan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Formula E.

Dikutip dari detikcom, Kamis (2/8/2021), tampak belasan karangan bunga berjejer di depan pagar kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Karangan itu berisi dukungan terhadap Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengajukan hak interpelasi.

“FRAKSI PDIP DAN PSI TERIMA KASIH UNTUK MENGAWASI PEMAKAIAN UANG RAKYAT KALIAN BENER2 WKL RAKYAT,” demikian tulisan di salah satu karangan bunga.

“TURUT BERDUKA CITA ATAS MATINYA SUARA RAKYAT OLEH PENOLAKAN INTERPELASI 7 PARPOL SEMOGA SEMAKIN DITINGGALKAN KONSTITUEN,” demikian tertulis di karangan bunga lainnya.

Tak ada tulisan jelas soal siapa yang mengirim karangan bunga tersebut. Namun, di badan karangan bunga disertai tulisan seperti ‘Yang Menunggu Keinsafan Teman yang Lain’ dan ‘Pemerhati Teman Makan Malam’ dan ‘Bukan 7 Teman Makan Malam Gratis’.

Karangan bunga dukungan interpelasi DPRD DKI Jakarta kepada Gubernur Anies Baswedan soal Formula E berjejer di depan Gedung DPRD di Jl Kebon Sirih No 18 Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021). (Foto: detik.com)

Selain itu, ada yang menyebutkan sejumlah nama organisasi maupun individu, seperti ‘Alumni SMA 6 Bersatu Jakarta’, ‘SEMBARI: Semangat Baru Indonesia’ dan atas nama Lenny S & Susie S.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengucapkan apresiasi atas dukungan dalam menggulirkan interpelasi Formula E. Dia meyakini interpelasi sebagai langkah menyelamatkan uang rakyat.

“Ya kalau saya terima kasih, begitu aja. Bahwa langkah yang kami lakukan itu dianggap oleh masyarakat tepat. Yang kita lakukan itu kan semata-mata bagaimana menyelamatkan keuangan daerah,” kata Gembong.

Gembong mengaku tak mengetahui siapa yang mengirimkan karangan bunga ke kantor DPRD DKI. Dia mengaku optimistis interpelasi akan segera terwujud.

“Baru tahu hari ini, karena saya enggak ke kantor kemarin, kalau hari ini ada saya baru dengar ini,” ujarnya.

Sebelumnya, 33 anggota DPRD DKI menggulirkan hak interpelasi terkait Formula E. Anggota Dewan yang mendukung interpelasi terdiri dari 25 orang dari Fraksi PDIP dan 8 orang dari Fraksi PSI. Bahkan, kedua fraksi kompak menyetorkan surat interpelasi kepada pimpinan DPRD DKI pada Kamis (26/8/2021).

Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menyampaikan nantinya surat ini akan ditindaklanjuti dalam Rapat Paripurna. Agar interpelasi dapat terwujud, rapat paripurna harus dihadiri oleh 54 anggota Dewan.

“Kita habis ini Bamus. Setelah Bamus kita ada Paripurna. Kita butuh sekitar 54 suara anggota Dewan. Kita berharap teman-teman yang mungkin mau maju sebagai individu masing-masing bisa hadir di dalam forum Paripurna itu,” kata Ima.

Namun, usulan hak interpelasi ditolak oleh tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta selain PDIP dan PSI. Penolakan dari tujuh fraksi ini diketahui usai adanya pertemuan antara Anies bersama ke-7 fraksi DPRD DKI. Foto pertemuan Anies dengan tujuh fraksi DPRD DKI itu beredar di media sosial.

Pertemuan diketahui digelar di rumah dinas Anies, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2021) malam. Ketujuh fraksi yang hadir adalah Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi PKB-PPP.

Comment here