Hukum

Keluarga Bantah Kabar Pria Jaktim Live TikTok Bunuh Diri: Pembunuhan!

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Pihak keluarga angkat bicara soal pria di Jatinegara, Jakarta Timur, yang sempat diduga bunuh diri saat live TikTok. Pihak keluarga membantah dugaan tersebut dan curiga jika korban dibunuh.

Pengacara keluarga korban, Dosma Roha Sijabat, tidak yakin korban tewas gantung diri. Dia meyakini korban dibunuh. “Kalau saya sih mengatakan ini pembunuhan berencana ya,” kata Dosma dikutip dari detik.com, Jumat (17/9/2021).

Ilustrasi. (Foto: detikcom)

Ada Kejanggalan

Keyakinan korban dibunuh setelah keluarga melihat video korban saat live TikTok sebelum tewas. Keluarga merasa ada yang janggal dalam rekaman video yang tersebar yang disebut bahwa korban bunuh diri itu.

“Jadi di live itu kan 4 jam, tapi yang diposting oleh seseorang karena langsung dihapus sama seseorang itu bahkan akun TikTok itu dikeluarkan. Tapi yang disebar yang 15 detik di mana udah posisinya (korban) gantung,” jelas Dosma.

Selain itu, akun TikTok korban sudah di-log out oleh terduga pelaku. Riwayat percakapan di handphone korban pun sudah tidak ada dan diduga dihapus oleh orang yang diduga membunuh korban.

  “Di handphone-nya (korban) itu nomor kontak, panggilan yang di tanggal 2 September ke bawah itu enggak ada semua, dihapusin. Karena sebelum polisi datang ada jeda waktu tiga jam dan ada seseorang yang mengakui dia menghapusin,” katanya.

“Terus kejanggalan itu walaupun di 15 detik itu ada janggal juga. Jadi itu (ada) seperti yang narik kaki kiri korban ke samping, bukan ke depan,” tambah Dosma.

Terkait perkiraan korban dibunuh, Dosma menyebut pihaknya mencurigai pelaku berjumlah 7 orang. Namun, dia masih enggan membeberkan para terduga pelaku tersebut. “Sudah ada (dugaan pelaku) 7 orang perkiraan. Intinya yang dikenal (korban),” jelas Dosma.

Kasus ini berawal dari informasi adanya laporan peristiwa diduga bunuh diri pada Kamis (2/9/2021). Dugaan korban bunuh diri terungkap saat salah satu warganet melihat live TikTok korban saat hendak bunuh diri.

Polisi Teliti Bekas Minuman

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Tri Sambodo mengatakan saat ini pihaknya telah mengecek minuman yang diminum korban saat peristiwa nahas berlangsung. Minuman itu kini tengah dites di laboratorium.

“Kita masih mencari alat bukti dan menunggu hasil laboratorium bekas minuman yang dikonsumsi oleh si korban gantung diri dan hasil visum et repertum,” kata Tri.

Terkait dugaan penyebab kematian korban, Tri masih enggan berspekulasi. Pihaknya masih menyelidiki setiap kemungkinan. Dugaan korban bunuh diri pun saat ini belum menjadi kesimpulan penyelidikan dari kepolisian.

“Jadi begini, penyidik itu melaksanakan penyidikan tidak bisa berdasarkan opini maupun asumsi ya. Kita acuannya alat bukti. Jadi untuk menentukan itu dugaan pembunuhan, itu masih dalam penyelidikan. Kita belum bisa tentukan sikap, apa itu gantung diri atau dugaan pembunuhan,” katanya.

Comment here