Ekonomi

Kepsek di Tangerang Akui Harta Rp1,6 Triliun: Warisan Mertua

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 5 Kota Tangerang Nurhali mengatakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya per 2020 yang mencapai Rp1,6 triliun terkait dengan warisan dari mertua.

“Itu warisan mertua. Bukan punya saya, istri,” kata Nurhali dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (10/9/2021).

Ia membenarkan jumlah harta kekayaan tersebut. Dirinya mengaku melaporkan angka sebenarnya dari harta yang dimiliki. Harta itu banyak berupa tanah yang tersebar di DKI Jakarta.

Namun demikian, Nurhali enggan berbicara lebih lanjut terkait usaha sumber kekayaan dari mertuanya tersebut.

Ia yang telah menjadi kepala sekolah selama 11 tahun itu juga mengaku tak memiliki sumber penghasilan lain, seperti perusahaan atau pun saham. “Iya, kita kan hanya menyelesaikan data, yang kita punya dan istri,” kata dia.

Ilustrasi hamparan tanah. (Foto: Pinterest)

LHKPN KPK periode 2019-2020 memasukkan nama Nurhali sebagai pejabat dengan harta kekayaan terbanyak ketujuh di Indonesia. Harta Nurhali bahkan hanya dua tingkat di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Harta kekayaan Nurhali sebagian besar bersumber dari tanah seluas 80 ribu meter persegi di Jakarta Utara dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun. Harta tersebut tercatat sebagai warisan.

Lalu, ada dua harta berupa tanah warisan lain di Kota Tangerang yang angkanya mencapai Rp850 juta. Pun dua tanah lain seluas 2.600 meter persegi di lokasi yang sama di luar warisan mencapai Rp400 juta.

Nurhali memiliki tiga kendaraan dengan total Rp558 juta, yakni Pajero Dakkar keluaran 2015 senilai Rp350 juta, Honda Jazz (2011) Rp200 juta, dan kendaraan roda dua senilai Rp8 juta.

Dia juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp74 juta, kas senilai Rp4,5 juta, dan harta lain mencapai Rp30 juta. Total harta Nurhali yakni, Rp1.602.018.500.000.

Comment here