Hukum

Ketua KPK Nonaktif Firli Bahuri Belum Ditahan, Ini Alasannya Menurut Pakar

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – “Dalam tataran sosiologi hukum, hukum kadang bekerja pada stratifikasi sosial pelaku, ini yang menjadikan permasalahan. Karena apa? Pak Firli adalah sebagai Ketua KPK, bintang 3, saya melihatnya kok mungkin bintang 3 ini, jadi ada tarik-ulur terhadap tokoh-tokoh tertentu, sehingga pada titik tertentu, jangan dulu, jangan dulu,” kata pakar hukum pidana dari Universitas Jenderal Soedirman, Banyumas, Jawa Tengah, Hibnu Nugroho dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV soal Ketua Nonaktif KPK Firli Bahuri yang belum juga ditahan, Kamis (7/12/2023), seperti dikutip media ini.

Ketua KPK Nonaktif Firli Bahuri. (Kompas TV)

Ya, penyidik Polri dinilai terganjal stratifikasi sosial Firli Bahuri sehingga belum berani melakukan penahanan. Hingga saat ini, Firli diketahui masih sebagai Ketua KPK Nonaktif sekaligus purnawirawan jenderal bintang Polri.

Di samping itu, kata Hibnu, upaya paksa dalam penahanan suatu tindak pidana dilakukan dengan syarat objektif dan subyektif. “Upaya paksa sebagai penahanan itu memenuhi 2 syarat objektif dan subyektif. Syarat objektif adalah suatu tindak pidana yang diancam lebih dari 5 tahun hukumannya, kata kuncinya adalah dapat, jadi penyidik adalah dapat, bisa iya bisa tidak,” kata Hibnu.

“Syarat subyektif adalah adanya kekawatiran menghilangkan alat bukti atau mengurangi suatu tindak pidana. Jadi kalau dalam suatu konteks penahanan, upaya paksa, apakah itu penyidikan, penuntutan persidangan justru yang paling urgen itu adalah tingkat penyidikan karena bicara barang bukti. Oleh karena itu dalam hal ini sepertinya penyidik harus melihatnya apakah sudah cukup atau belum,” lanjutnya.

Harusnya Sudah Ditahan

Sementara itu, Wakil Ketua KPK periode 2007-2011 Mochammad Jasin menilai Firli Bahuri harusnya sudah ditahan. Sebab, katanya, dalam kasus dugaan pemerasan, mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai pihak yang disebut diperas oleh Firli Bahuri, sudah ditahan.

“Kok enggak ada equality treatment (perlakuan kesetaraan, red), permasalahannya itu Syahrul sudah ditahan, dia (Firli) yang memeras Syahrul juga harus ditahan segera,” ucap Jasin.

Rabu (6/12/2023), Ketua KPK Nonaktif Firli Bahuri memenuhi panggilan penyidik Gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri. Namun Firli Bahuri yang diperiksa mulai pukul 10.00 WIB sebagai tersangka untuk dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo belum juga ditahan.

Comment here