Hukum

Kompolnas Apresiasi Polres Cianjur Tangkap WNA Pembunuh Istri Siri dengan Air Keras

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengapresiasi langkah penyidik Polres Cianjur, Jawa Barat, yang sudah bertindak sigap dengan menangkap Abdul Latif (29), Warga Negara Asing (WNA) asal Arab Saudi, tersangka pelaku pembunuhan istri sirinya, Sarah (21), dengan siraman air keras, saat yang bersangkutan membeli tiket pesawat di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (21/11/2021), untuk kabur ke negaranya.

“Apresiasi perlu kita sampaikan kepada penyidik Polres Cianjur yang sudah dengan sigap menangkap tersangka pelaku pembunuhan istri sirinya,” ujar Poengky Indarti kepada KABNews.id di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Apresiasi juga Poengky berikan karena penyidik Polres Cianjur menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yaitu pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP) dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama kurun waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. 

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti. (Foto: Istimewa)

“Selanjutnya pelaku dijerat Pasal 338 KUHP (pembunuhan) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, dan Pasal 351 ayat (3) KUHP berupa penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang, diancam dengan pidana maksimum 7 tahun,” jelasnya.

Kompolnas mendukung kesigapan Polres Cianjur dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan, dan berharap penyidikan selalu diperkuat dengan scientific crime investigation agar hasilnya valid dan tak terbantahkan.
“Selanjutnya majelis hakim yang berwenang mengadili dan memutuskan berapa tahun hukuman pidana dari pelaku,” tandasnya.

Diberitakan, Abdul Latif (29) ditangkap polisi berkaitan kasus pembunuhan berencana kepada Sarah (21), warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pria berkebangsaan Arab Saudi tersebut bertindak keji dengan menyiksa dan menyiram istri sirinya itu menggunakan air keras. Nyawa Sarah tak tertolong saat menjalani penanganan medis. Wanita muda itu luka bakar di sekujur tubuhnya akibat siraman air keras, mencapai 99%.

Comment here