Hukum

KPK Bakal Dalami Dugaan Peran Haji Isam soal Pajak Jhonlin

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KBBNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal mendalami dugaan peran pengusaha Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam terkait dugaan pengondisian nilai pajak PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017. Hal itu merespons fakta persidangan perkara dugaan suap pajak dengan terdakwa Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani, Senin (4/10/2021).

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan tim pemeriksa pajak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Yulmanizar, diketahui ada permintaan ihwal pengondisian pajak perusahaan sebesar Rp 10 miliar. “Fakta keterangan saksi dimaksud tentu akan didalami lebih lanjut pada pemeriksaan saksi-saksi pada beberapa sidang berikutnya,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (5/10/2021).

Ali enggan memberikan informasi apakah tim jaksa KPK akan menghadirkan Haji Isam atau tidak ke muka persidangan. Hanya saja, ia bilang tim jaksa KPK akan membuktikan seluruh uraian fakta-fakta perbuatan para terdakwa dengan mengonfirmasi keterangan para saksi dan alat bukti yang telah dimiliki. “Kami mengajak masyarakat terus mengawal dan mengawasi proses persidangan perkara ini,” kata juru bicara berlatar belakang jaksa itu.

Gedung KPK. (Foto: Pikiran-rakyat)

Sebelumnya, Haji Isam disebut memberikan perintah langsung terkait dengan pengondisian nilai pajak PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017.
Itu terungkap saat jaksa membacakan BAP mantan tim pemeriksa pajak Ditjen Pajak, Yulmanizar, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/10/2021).

Pada BAP dimaksud dijelaskan bahwa dalam pertemuan antara tim pemeriksa pajak dan konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, Agus Susetyo, ada permintaan ihwal pengondisian pajak perusahaan sebesar Rp 10 miliar.

“Kami lanjutkan, saya tambahkan bahwa pada saat pertemuan dengan Agus Susetyo ini, dalam penyampaiannya atas permintaan pengondisian nilai SKP (Surat Ketetapan Pajak) PT Jhonlin Baratama disampaikan kepada kami, bahwa ini adalah permintaan langsung dari pemilik PT Jhonlin Baratama yakni Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam untuk membantu pengurusan dan pengondisian nilai SKP tersebut. Apa benar demikian?” tanya jaksa mengonfirmasi BAP Yulmanizar.

“Iya, itu disampaikan oleh Pak Agus (Agus Susetyo),” jawab Yulmanizar.

Comment here