Ekonomi

Libur Nataru Segera Tiba: Jumlah Penumpang Pesawat Diprediksi Naik 12,5 Persen

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – “Kami memperkirakan jumlah pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 148.461 penumpang pada periode angkutan Nataru 2023/2024 atau 18 Desember 2023 – 4 Januari 2024 (H-7 hingga H+3). Jumlah ini naik 12,5 persen dibandingkan dengan angkutan Nataru 2022/2023,” ujar Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dwi Ananda Wicaksana, Kamis (7/12/2023), seperti dilansir Tempo.co.

Dwi mengatakan jumlah penumpang pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024 di Bandara Soetta secara kumulatif diperkirakan naik 12,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022/2023.

Sejumlah calon penumpang pesawat antre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (19/4/2023). PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4/2023) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4/2023). (via Tempo.co)

Sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan dan jumlah penumpang pesawat, ujar Dwi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menyiapkan rencana operasi. “Rencana operasi dari sisi kesiapan personel, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyiagakan 3.147 personel baik dari internal maupun eksternal,” jelasnya.

Dwi mengatakan, puncak arus keberangkatan pertama diperkirakan terjadi pada Jumat, 22 Desember 2023, lalu puncak arus keberangkatan kedua pada Jumat, 29 Desember 2023. “Sementara itu, puncak arus balik pada 2 Januari 2024,” ucapnya.

Menurut Dwi, penumpang pesawat pada periode Nataru ini didominasi wisatawan yang ingin berlibur. Dia memastikan, seluruh fasilitas pelayanan dan operasional optimal melayani peningkatan lalu lintas penerbangan.
Bandara-bandara AP II, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, menurut Dwi, juga dilengkapi dengan fasilitas TravelinPass guna memungkinkan penumpang pesawat memproses keberangkatan hanya dengan wajah melalui biometric face recognition, sehingga dapat mempersingkat waktu proses di bandara termasuk saat “peak season” (sesi padat).

Terkait aspek keselamatan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mempersiapkan unit Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) untuk selalu siaga.

Comment here