Politik

Massa BEM Unsri di KPK: Kami Mau Bawa Pulang Firli ke Sumsel

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) tiba di sekitar Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka mendesak Ketua KPK Firli Bahuri dipecat dari jabatannya.

“Kami dari Unsri (Universitas Sriwijaya, Palembang) akan bawa pulang Pak Firli (yang berasal dari Sumatera Selatan). Pecat, pecat, pecat Pak Firli. KPK enggak memiliki marwah lagi karena ulah Pak Firli yang berselingkuh dengan para koruptor dan oligarki,” ujar Presiden Mahasiswa Unsri, Dwiki Sandy, saat menyampaikan orasi, Jakarta, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (27/9/2021).

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK berlangsung beberapa meter dari Gedung Merah Putih KPK. Jajaran kepolisian menutup akses jalan di Jalan Kuningan Persada K4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Massa dari BEM SI menggelar unjuk rasa di depan Gedung KPK menuntut pemulihan status pegawai Novel Baswedan cs yang akan diberhentikan. (Foto: CNN Indonesia)


Aksi mahasiswa ini dijaga ketat setidaknya oleh 600 personel kepolisian, mengacu pada keterangan dari Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Aparat polisi juga menyiapkan beberapa mobil pengurai massa, water cannon, hingga sejumlah personel Brimob dengan senjata laras panjang yang akan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa hari ini.

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK juga dilakukan untuk menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK pada 30 September mendatang.

Adapun aksi turun ke jalan ini merespons sikap diam Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap surat yang telah disampaikan mahasiswa.

Koordinator Pusat BEM SI, Nofrian Fadil Akbar, mengatakan aksi demonstrasi akan dilakukan secara damai dan menaati protokol kesehatan. Ia juga meminta kepolisian tidak menghalangi aksi dengan alasan pandemi Covid-19.

“Kita sudah mengomunikasikan ke beberapa pihak kepolisian. Kita komunikasikan saja kondisi di Jakarta levelnya juga turun. Kita maunya aksi damai, sampaikan substansi,” tutur Nofrian saat dihubungi Sabtu (25/9/2021).

Comment here