Jaga Budaya

Menag Yaqut Kunjungi Kompleks Percetakan Al Quran Raja Fahd

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi Kompleks Percetakan Al Quran Raja Fahd di Madinah, Arab Saudi, Selasa (23/11/2021). Dia diterima Sekretaris Jenderal Kompleks Talal bin Razen Al-Rehaili.

Dikutip dari Republika.co.id, Rabu (24/11/2021), Menag Yaqut diberikan pengarahan tentang proses kerja di kompleks tersebut, tahapan pencetakan Al Quran, dan teknologi modern yang digunakan. Ia memuji kepedulian dan perhatian pimpinan Arab Saudi dalam melayani pengunjung di Masjid Nabawi.

Kompleks Percetakan Al Quran Raja Fahd didirikan pada 1985 untuk memproduksi dan mendistribusikan publikasi cetak dan audio Islami. Hal ini sebagai bagian dari peran utama yang dimainkan Kerajaan Arab Saudi dalam melayani Islam dan kebutuhan umat Islam di seluruh dunia.

Seperti namanya, percetakan itu mencetak Al Quran dan juga merekam bacaan dalam berbagai gaya yang populer di seluruh dunia Islam. Fasilitas ini menawarkan buku-buku terjemahan hingga tafsir, menyajikan ilmu-ilmu Al Quran, menerbitkan sunah dan biografi Nabi yang bekerja sama dengan penelitian Islam, dan menyampaikan karyanya melalui jaringan global.

Menag Yaqut Kunjungi Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd di Madinah, Selasa (23/11). (Foto: Republika.co.id)

Percetakan ini telah memproduksi rata-rata 10 juta eksemplar Al Quran per tahunnya, dan mendistribusikannya ke seluruh benua. Selain itu, juga mencetak lebih dari 160 terjemahan sejumlah 193 juta salinan.

Fasilitas ini bertujuan mempertahankan tingkat kualitas dan presisi tertinggi dalam menerjemahkan Al Quran ke dalam berbagai bahasa. Otoritas terkait mengklaim mengadopsi metode pengawasan yang unik, tidak seperti yang digunakan oleh percetakan lain di seluruh dunia untuk memastikan akurasi dalam teks Al Quran.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menjalin kerja sama dalam percetakan Al Quran. Hal tersebut sebelumnya sudah dibahas dengan Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz.

Yaqut berharap kerja sama penyediaan Al Quran dengan pemerintah Saudi bisa segera terwujud. Menurutnya, pembahasan awal sudah dibicarakan dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan.

Kerja sama percetakan Al Quran ini, lanjutnya, akan menjadi bagian dari rencana pembangunan Islamic Center di Indonesia. “Umat Muslim Indonesia masih kekurangan mushaf Al Quran. Jumlah penduduk Muslim Indonesia kurang lebih 215 juta, kami baru mampu menyediakan 200 ribu per tahun,” ujar Menag Yaqut dalam keterangannya, Rabu (24/11/2021).

Ia juga mengatakan, kerja sama pencetakan Al Quran ini penting untuk menyediakan cetakan Al Quran di Indonesia dengan kuantitas yang baik. Talal bin Razin Al-Rehil menyambut baik rencana kerja sama ini. Dia menjelaskan, setiap tahun Mujamma’ King Fahd dapat mencetak 18 juta eksemplar mushaf Al Quran.

Comment here