Hukum

Motif Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Dendam, Istri Tersangka Disetubuhi

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Tersangka berinisial M selaku inisiator atau dalang penembakan terhadap seorang pria berinisial A (43) atau yang kerap disapa ustaz Alex mengeluarkan uang sebesar Rp 60 juta untuk menyewa eksekutor. Motifnya, M dendam karena saat istrinya berobat ke A yang sebenarnya paranormal itu disetubuhi.

“Saat itu istri tersangka M berobat kepada korban, pasang susuk, tetapi yang terjadi adalah istri tersangka M disetubuhi,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (28/9/2021).

M diketahui menghubungi Y untuk menghubungkan dirinya dengan si eksekutor. Y saat ini masih dalam proses pengejaran dan telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Untuk membunuh korban, M merogoh kocek hingga Rp 60 juta.

Ilustrasi penembakan. (Foto: BeritaSatu)


“Bayaran sekitar Rp 60 juta, Rp 50 juta untuk eksekutor dan Rp 10 juta untuk Y,” kata Yusri.

Diungkapkan Yusri, motif tersangka K melakukan aksi pembunuhan dengan penembakan itu karena ekonomi. Sementara motif dalangnya adalah dendam. “Motif daripada pelaku eksekutornya adalah uang, dalam hal materi dia terima Rp 50 juta,” ucap Yusri.

Tersangka K dan S yang berperan sebagai joki dalam peristiwa ini sempat berencana kabur ke daerah Sumatera. Namun, polisi berhasil menangkap keduanya di daerah Serang, Banten pada Senin (27/9/2021) kemarin sebelum berhasil melarikan diri.

Sebelumnya, seseorang pria yang kerap disapa  Ustaz Alex menjadi korban penembakan di daerah Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu (18/9/2021) malam sekitar pukul 18.30 WIB usai melaksanakan salat maghrib berjamaah di Masjid Jami’ Nurul Yaqin.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap tiga tersangka yakni M selaku inisiator atau otak pembunuhan, K selaku eksekutor, dan S selaku joki.

Sedangkan tersangka Y yang berperan sebagai penghubung antara M dan K masih buron dan dalam proses pengejaran.

Dari pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka M merencanakan aksi pembunuhan ini lantaran memiliki dendam pribadi dengan korban. “Saat itu istri tersangka M berobat kepada korban, pasang susuk, tetapi yang terjadi adalah istri tersangka M disetubuhi,” tegas Yusri.

Comment here