Hankam

Pembangunan Kekuatan Angkatan Laut Harus Sesuai Renstra

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Pur) Bernard Kent Sondakh berpesan agar pembangunan kekuatan TNI AL dilakukan sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) yang telah ditetapkan hingga 2024.

“Pembangunan kekuatan Angkatan Laut harus konsisten, sesuai Renstra yang sudah ditetapkan agar hasilnya optimal untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi TNI AL sesuai amanat undang-undang,” kata Bernard Kent Sondakh kepada KABNews.id di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Ia diminta komentar terkait TNI AL yang memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 pada hari ini, Jumat (10/9/2021).

Dengan begitu, Kent berharap TNI AL dapat terus berjaya di laut, di darat dan di udara, sebagaimana yang TNI AL miliki, yaitu Armada, Pangkalan Laut, Marinir dan Penerbangan AL.

Mantan KSAL Laksamana TNI (Pur) Bernard Kent Sondak. (Foto: dokumen pribadi)

Presiden selaku Panglima Tertinggi TNI, kata Kent, boleh datang silih berganti. Tapi pembangunan kekuatan TNI AL harus konsisten dengan Renstra TNI AL. “Jangan top down (dari atas ke bawah),” pinta Kent.

Kent juga berharap ke depan TNI AL menjadi lebih baik, maju, profesional dan modern serta mendapat tempat di hati rakyat.

Dalam kerangka menyiapkan dan pencapaian postur ideal TNI AL, selain Renstra 2020-2024, TNI AL juga sudah memiliki Road Map (Peta Jalan) atau Grand Design (Rencana Induk) sampai 2045.

Renstra itu, kata Kent, yakni sinkronisasi antara delapan buah Lines of Effort, yang meliputi kemampuan tempur, kemampuan non-tempur, jangkauan operasi, kapasitas menghadapi ancaman, postur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), bentuk organisasi TNI AL, profesionalisme dan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

“TNI AL di masa mendatang harus menjadi lebih baik, maju, profesional dan modern serta mendapat tempat di hati rakyat,” tandasnya.

Comment here