Hukum

Profil Aziz Syamsuddin Pimpinan DPR yang Ditangkap KPK

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin menjadi tersangka kasus suap berkenaan dengan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Lampung Tengah. Berikut adalah profil politisi Partai Golkar, wakil rakyat dari Lampung itu.


Dikutip dari detik.com, Sabtu (25/9/2021), Aziz Syamsuddin dijemput paksa alias dicokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari rumahnya di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021) malam. Sebelumnya, Aziz sempat berdalih sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan meminta penundaan pemanggilan. Meski begitu, swab test membuktikan dia negatif Covid-19.

Usai dijemput KPK, Aziz Syamsuddin kemudian ditahan KPK. Sejurus kemudian, KPK menetapkan Aziz Syamsuddin sebagai tersangka. Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu diduga memberikan uang kepada eks-penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) mengenai perkara DAK Kabupaten Lampung Tengah.

Aziz Syamsuddin diborgol, berompi oranye KPK, dan mengenakan masker. (Foto: detikcom)


Azis Syamsuddin menjanjikan uang kepada AKP Robin sebesar Rp 4 miliar, namun baru terealisasi Rp 3,1 miliar. Pemberian uang itu dilakukan di rumahnya sebanyak tiga kali pada Agustus 2020 lalu.

Atas perbuatannya tersebut, Azis Syamsuddin disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 yang diperbarui dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menilik profilnya, pria yang kini berkasus hukum ini punya pendidikan tinggi dalam bidang hukum pula. Aziz juga pernah menjadi pengacara.


Profil Azis Syamsuddin

Aziz adalah pria kelahiran Jakarta, 31 juli 1970. Sekarang, usiaya 51 tahun. Dia sudah punya gelar haji. Gelar akademisnya juga banyak. Bila namanya ditulis lengkap dengan gelar, maka tulisannya adalah begini: Dr. H. M. Azis Syamsuddin, S.E., S.H., M.A.F., M.H.

Aziz adalah seorang politisi yang duduk sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II. Oleh Fraksi Partai Golkar, ia ditempatkan di Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan.

Sebelumnya Aziz Syamsuddin dipercaya sebagai Ketua Komisi III DPR RI. Namun tahun 2016 begitu terjadi perpindahan jabatan Ketua DPR dari Setya Novanto ke Ade Komarudin, dan Setya Novanto menjadi ketua fraksi yang baru mengumumkan pergantian Ketua Komisi III dari FPG menjadi Bambang Soesatyo, dan Aziz menjadi seketaris fraksi.

Aziz juga merupakan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang-Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar. Dilansir dari situs DPR RI dan Partai Golkar, berikut adalah profil politikus ini:

Azis Syamsuddin
No. Anggota: 282
Fraksi: Fraksi Partai Golongan Karya
Daerah Pemilihan: LAMPUNG II

Riwayat Pendidikan
• 1977 – 1983: SDN Jember LOR III
• 1983 – 1986: SMPN III Jember
• 1986 – 1989: SMAN Padang
• S 1 Fakultas Ekonomi Univ Krisnadwipayana, Jakarta 1993
• S 1 Fakultas Hukum Univ. Trisakti, Jakarta 1993
• S 2 University of Western Sydney, Australia, Master of Applied Finance, 1998
• S 2 Hukum Univ Padjajaran, Bandung 2003
• S 3 Bidang Hukum Pidana Internasional Universitas Padjajaran, Bandung 2007

Riwayat Pekerjaan
– PT PANIN BANK, Tahun: 1994 – 1995
– KONSULTAN PT.AIA, Tahun: 1992 – 1993
– ADVOKAT & PENGACARA GANI DJEMAT & PARTNERS, Sebagai: PARTNER.
– UNIVERSITAS TRISAKTI,JAKARTA , Sebagai: DOSEN LUAR BIASA
– DPR RI PERIODE 2014-2019, Sebagai: KETUA BANGGAR . Tahun: – 2019
– DPR RI PERIODE 2014-2019, Sebagai: KETUA KOMISI III. Tahun: 2019
– SYAM & SYAM LAW OFFICE, Sebagai: PENDIRI.

Riwayat Organisasi
– PB PABBSI, Sebagai: BENDAHARA UMUM . Tahun: 2008 – 2019
– KNPI, Sebagai: KETUA UMUM . Tahun: 2008 – 2011
– DPP PARTAI GOLKAR , Sebagai: KETUA BIDANG HUKUM & ADVOKAT – – BAPPILU
– DPD I PARTAI GOLKAR PROV.LAMPUNG , Sebagai: WAKIL KETUA .
– PENGURUS PUSAT DPP PARTAI GOLKAR , Sebagai: KETUA BAKUMHAM & OTDA
– KOSGORO 1957 , Sebagai: KETUA PPK .
– LEMBAGA PEMENANGAN PEMILU DPP PARTAI GOLKAR , Sebagai: – WAKIL SEKRETARIS

Riwayat Pergerakan
– KNPI – KETUA UMUM. Tahun: 2008 – 2011

Harta

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada akhir 2020 lalu, harta politisi Partai Golkar itu tercatat mencapai angka Rp 100.321.069.365 atau sekitar Rp 100 miliar.

Comment here