Sport

Profil Diajeng Theresa Singgih, Juara Catur Junior Asia Timur 2023

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Diajeng Theresa Singgih, pecatur Indonesia Master Fide Wanita (MFW) berhasil menjadi juara kelompok putri Kejuaraan Catur Junior Asia Timur 2023 yang berlangsung di Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Diajeng memastikan diri menjadi yang terbaik setelah pada babak terakhir, Jumat (8/12/2023), seperti dilansir Tempo.co, mengalahkan pecatur Filipina Ma Elayza Villa. Kemenangan itu membuat Diajeng mengemas total 7,5 poin dari sembilan babak yang dimainkan.

Diajeng Theresa Singgih (kanan) dan Cecilia Natalie Liuviann dengan berbalut bendera Merah Putih memperlihatkan trofi juara dan peringkat ketiga Kejuaraan Catur Junior Asia Timur 2023 di Kinabalu, Sabah, Malaysia, Jumat (8/12/2023). (via Tempo.co)

Lalu seperti apa profil Diajeng Theresa Singgih?

Dikutip dari Wikipedia, Sabtu (9/12/2023), Diajeng Theresa Singgih adalah pelajar dan atlet nasional cabang olahraga catur berkebangsaan Indonesia. Diajeng memiliki ELO rating 1972. Diajeng meraih gelar Woman FIDE (Federasi Catur Dunia) Master pada tahun 2018 ketika ia berusia 14 tahun. Diajeng mendapakan emas di ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) XIX Jawa Barat yang diselenggarakan di Bandung pada 2016. Diajeng merupakan atlet termuda pada cabang olahraga catur .

Masa Kecil dan Prestasi Catur

Diajeng lahir dengan nama Diajeng Theresa Singgih di Bekasi, Jawa Barat, 4 Maret 2004 dari pasangan suami-istri, Singgih Yehezkiel dan Cici Ratna Mulya. Diajeng didaftarnya ayahnya ke sekolah catur milik Grandmaster Utut Adianto pada usia 4 tahun. Setahun kemudian Diajeng mengikuti berbagai turnamen catur.

Diajeng meraih gelar catur pertamanya pada usia 6 tahun pada sebuah kejuaraan catur tingkat sekolah dasar. Diajeng meraih berbagai prestasi nasional dan internasional antara lain, meraih 3 emas di PORDA JABAR 2018, 2 emas pada PON (Pekan Olahraga Nasional) XX di Papua tahun 2021, dan Juara 2 tingkat dunia antar-pelajar U-12 di Pattaya, Thailand 2015 (World School Chess Championship 2015).

Berdasarkan statistik resmi Kejuaraan Catur Junior Asia Timur 2023, poin 7,5 yang diraih Diajeng sama dengan poin yang diraih pecatur Mongolia MFW Boldbaatar Antaltuya sehingga pemenang ditentukan melalui penghitungan tie-break kedua Buchholz. Berdasarkan penilaian ini Diajeng unggul 0,5 poin (45 banding 44,5).
Penilaian untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara antara Diajeng dengan pecatur Mongolia MFW Boldbaatar Antaltuya yang juga mengemas 7,5 poin berubah menggunakan nilai otomatis berhak atas gelar juara.

Sebagai juara, Diajeng langsung mendapat gelar Master Internasional Wanita (MIW) atau naik setingkat dari gelar MFW yang disandang sebelumnya. Tak hanya itu, adik kandung Master Internasional (MI) Irene Kharisma ini juga mendapat satu norma Grand Master Wanita (GMW).

Sementara itu di bagian putra, Indonesia juga menempatkan satu pecatur di panggung juara, yaitu IM Aditya Bagus Arfan yang berada di peringkat ketiga seusai mengalahkan pecatur tuan rumah Nirish Kumar Siva Kumar di babak terakhir.

Adapun juara di kelompok putra adalah IM Daniel Quizon dari Filipina dan peringkat kedua adalah FM Munkdalai Amilal dari Mongolia yang pada babak terakhir ditahan remis pecatur Pelatnas Junior Indonesia CM Fabian Glen Mariano. Fabian sendiri mengumpulkan 6,5 poin dan berada di peringkat keempat.

Untuk kelompok putra, Kejuaraan Catur Junior Asia Timur 2023 yang berlangsung di Kinabalu, Sabah, Malaysia itu diikuti 39 pecatur dari delapan negara, sedangkan di kelompok putri diikuti 21 peserta dari 10 negara.

Comment here