Jaga Budaya

Pulau Jawa Bakal Terbelah Lagi?

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Ramalan Jayabaya, Raja Kediri di masa lalu, mengatakan Pulau Jawa akan terbelah untuk kali kedua. Ramalan itu dikaitkan dengan aktivitas vulkanik di Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Brebes, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, dan Tegal.

Dikutip dari solopos.com, Senin (22/11/2021), seperti gunung lainnya, Gunung Slamet diselimuti mitos yang menyebar di kalangan warga sekitar. Salah satu yang paling populer adalah Pulau Jawa akan terbelah jika Gunung Slamet erupsi atau meletus.

Mitos itu pun sampai saat ini masih diyakini warga sekitar lereng Gunung Slamet. Pasalnya gunung dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut itu berada nyaris di tengah-tengah antara pantai utara dan selatan Jawa.

Konon, jika Gunung Slamet meletus, di Pulau Jawa akan tercipta parit yang menyatukan pantai utara dan selatan Jawa. Cerita ini sudah lama berkembang di warga Banyumas dan sekitarnya yang dikaitkan dengan ramalan Jayabaya.

Gunung Slamet Banyumas. (Foto: SoloPos)

Mereka meyakini mitos yang menyebutkan Pulau Jawa akan terbelah jika Gunung Slamet meletus. Meski demikian, sampai saat ini mitos tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Gunung Slamet cukup populer di kalangan pendaki meski medannya cukup sulit. Kaki gunung itu terletak di kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas. Sebagaimana gunung berapi lainnya di Pulau Jawa, Gunung Slamet terbentuk akibat subduksi lempeng Indo-Australia pada lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa. Retakan pada lempeng membuka jalur lava ke permukaan.

Gunung ini sempat meletus pada 1999 dan sering mengalami erupsi kecil. Pada Maret 2014 status gunung ini menjadi waspada. Berdasarkan data PVMBG, aktivitas Gunung Slamet masih fluktuatif.

Comment here