Kesehatan

Sertifikat Vaksin Ternyata Sudah Ada Sejak Khalifah Utsmaniyah 1908

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Sertifikat vaksinasi ternyata sudah ada sejak Kekaisaran Utsmaniyah, kira-kira seabad lalu. Surat keterangan telah divaksin itu berbahasa Arab resmi namun ada juga bahasa Prancis dalam lembaran yang sama. 

Dalam dokumen vaksinasi tersebut, terdapat data dari seseorang yang sudah disuntik. Mulai dari nama, umur dari seseorang yang divaksin hingga data dan pekerjaan orang tua. Saat itu baru ada dua jenis vaksin yang ditemukan, yakni campak dan pes. 

Sertifikat vaksin yang beredar di Internet, dikutip dari iNews.id, Selasa (7/9/2021), menunjukkan jika vaksinasi dilakukan untuk mencegah wabah penyakit pada masa Kesultanan Utsmaniyah, pemerintahan Sultan Abdulhamid II tahun 1326 H/1908 M.

Sertifikat vaksin Kekaisaran Utsmaniyah 1908. (Foto: inews.id)

Tertanda Abdulhamid Khan bin Abdulmejid al-Muzafer Daima. Sementara nama orang yang divaksin yakni Ismail Efendi usia 10 tahun.

Nama ayah Ismail yakni Mehmed Aga dengan pekerjaan pengemudi. Dalam sertifikat itu juga dicantumkan alamat tempat tinggal Ismail dan keluarga.  

Ada pula kalimat pernyataan yang menyebutkan vaksinasi dilakukan tanpa paksaan. Sertifikat ini diserahkan kepadanya pada 13 Oktober 1908 M, bertepatan dengan 1326 Hijriah. Petugas vaksinasi yakni Mustafa bin Hussein.

Utsmaniyah menguasai wilayah kekuasaan transkontinental yang sangat luas mulai dari 1299 hingga 1922. Pada puncak kejayaannya, Kesultanan Utsmaniyah berkuasa mulai dari Hongaria hingga ke bagian utara Somalia di sebelah selatan, dan dari Aljazair di sebelah barat hingga Irak di sebelah timur. 

Comment here