Politik

Soal Pertemuan Megawati-Prabowo-Puan di Istana, Ini Penjelasan Sekretariat Presiden

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Pihak Istana Kepresidenan angkat bicara soal pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, pertemuan itu terjadi ketika Megawati, Prabowo, dan Puan hendak menghadiri pelantikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Perbincangan terjadi ketika ketiganya menantikan dimulainya acara pelantikan di ruang VVIP Istana. “Itu kan saat acara pelantikan Panglima (TNI) di holding VVIP. Itu sedang menunggu acara akan dimulai,” kata Heru dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/11/2021).

Saat ditanya apakah pertemuan antara Megawati, Prabowo, dan Puan disengaja atau tidak, Heru tak memberikan tanggapan.  Heru juga tak merespons mengapa Presiden Jokowi tak ikut hadir dalam perbincangan tersebut.

Terpisah, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dari pertemuan antara Megawati, Prabowo, dan Puan. “Saya kira tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Semua orang hadir di Istana Negara dengan kapasitas dan relevansinya,” ujar Faldo, Senin (22/11/2021). “Artis juga sering ke Istana, influencer juga, sampai peternak juga ada. Jadi, tidak ada yang aneh,” kata dia.

Peristiwa 2019. Saat itu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Puan Maharani yang kala itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan), Rabu (24/7/2019). Pertemuan kedua tokoh nasional bersama sejumlah elite Partai Gerindra dan PDI Perjuangan tersebut dalam rangka silaturahmi pasca Pemilu Presiden 2019. (Foto: Kompas.com)

Faldo menuturkan, Megawati adalah ketua partai politik dan tokoh senior yang dibutuhkan partisipasinya untuk pemerintahan. Adapun Puan merupakan Ketua DPR RI, sedangkan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, sama-sama berada di pemerintahan. “Tentu semuanya dalam kapasitas masing-masing,” kata dia.

Saat disinggung mengapa Presiden Jokowi tidak ikut dalam pertemuan yang disebut membicarakan hal politik itu, Faldo menegaskan sudah ada agenda masing-masing.

Sebelumnya, pertemuan antara Megawati dan Prabowo diungkap oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Pertemuan ketiganya kini menjadi polemik. Sejumlah pihak melayangkan kritik karena penggunaan Istana Negara sebagai pertemuan politik.

Comment here