Ekonomi

Tagih Rp 22,67 M, Satgas BLBI Panggil Nirwan dan Indra Bakrie

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia alias Satgas BLBI memanggil Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie untuk menagih utang negara sebesar Rp 22,67 miliar.

“Agenda: menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI setidak-tidaknya sebesar Rp 22,67 miliar dalam rangka penyelesaian kewajiban debitur eks-Bank Putra Multikarsas,” dinukil dari pengumuman Satgas BLBI yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Rionald Silaban, Senin (13/9/2021) dikutip dari Tempo.co, Selasa (14/9/2021).

Berdasarkan pengumuman yang dimuat dalam surat kabar harian itu, Indra dan Nirwan dipanggil bersama empat pihak lainnya, yaitu PT Usaha Mediatronika Nusantara, Andrus Roestam Moenaf, Pinkan Warouw, dan Anton Setianto.

Gedung Kementerian Keuangan. (Foto: Kemenkeu)

Mereka diminta datang ke Gedung Syafruddin Prawiranegara, Kementerian Keuangan, pada Jumat (17/9/2021). Mereka pun harus menghadap ke Ketua Kelompok Kerja Penagihan dan Litigasi Tim C Satgas BLBI.

Satgas BLBI menegaskan akan melakukan tindakan apabila para pihak yang dipanggil tersebut mangkir dari panggilan itu. “Dalam hal Saudara tidak memenuhi kewajiban penyelesaian hak tagih negara, maka akan dilakukan tindakan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tulis pengumuman tersebut.

Comment here