Jaga Budaya

Tas Khas Papua Simbol Kedewasaaan Perempuan Itu Bernama “Noken”

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – Papua memiliki beragam budaya dan kerajinan tangan. Salah satu kriya khas Papua yang terkenal adalah “noken”. Noken adalah sejenis tas yang digunakan sebagai aksesoris. Hasil kerajinan tangan ini biasa digunakan oleh para perempuan Suku Dani sebagai aksesoris yang diselempangkan di kening dan belakang kepala.

Perempuan di Wamena menggunakan noken di kepalanya. (Foto: kompas.com)

Dilansir dari Perhiasan Tradisional Indonesia karya Husni dan Siregar, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (4/9/2021), noken Papua terbuat dari serat kayu yang dianyam menyerupai kalung.

Noken berfungsi sebagai tempat menyimpan dan membawa bahan makanan, atau sebagai gendongan bayi. “Berfungsi untuk menyimpan dan mengangkut bahan makanan, gendongan bayi, juga diyakini sebagai kehidupan dan kesuburan,” tulis Husni dan Siregar.

Jenis bahan baku noken cukup beragam tergantung daerah tempat kerajinan tersebut dibuat. Bahan yang berbeda juga membuat bentuk dan warnanya beragam. “Tiap suku di Papua memiliki keunikan dalam pembuatan noken baik dari bahan baku, bentuk dan corak yang dimiliki,” tulis Ryan dalam buku berjudul Karakteristik Tumbuhan Bahan Baku dan Pewarna Alami Noken pada Masyarakat Suku Damal.

Lebih lanjut, Ryan mengungkapkan bahwa perbedaan bahan tersebut menunjukkan ciri khas masing-masing daerah asal noken. Perajin yang tinggal di sekitar Raja Ampat membuat noken dari tumbuhan pesisir. Sedangkan di Wamena, perajin membuat noken berbahan dasar serat kayu dan anggrek.

Perbedaan bahan baku juga membuat bentuk noken berbeda tiap daerah. Noken dari wilayah pesisir berbentuk kotak dan memiliki tekstur yang kaku. Warna noken di wilayah tersebut juga bervariasi. Perajin juga membuat variasi bentuk tutup noken. Sementara itu, noken yang berasal dari pegunungan memiliki bentuk seperti kantung dengan tekstur bahan yang lebih lentur seperti kain. “Bagi suku-suku di Papua, noken melambangkan kehidupan yang rapi, damai, dan subur,” tulis Ryan.

Noken tas khas papua. (Foto: kompas.com)

Lambang Kedewasaan Perempuan

Noken melambangkan kedewasaan seorang perempuan Papua. Membuat noken merupakan keahlian yang wajib dimiliki oleh perempuan dewasa Papua. Seorang perempuan dikatakan dewasa jika sudah bisa membuat noken. Membuat kerajinan ini menjadi salah satu syarat seorang perempuan bisa dinikahi. Dilansir dari Noken dan Perempuan Papua: Analisis Wacana Gender dan Ideologi karya Marit, tradisi noken merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari rakyat Papua. Menurut Marit, noken mengandung makna filosofis bagi masyarakat Papua. Noken diartikan sebagai simbol relasi, kekeluargaan, identitas, perlindungan, ekonomi, kehidupan, estetika dan spontanitas. Kerajinan khas Papua ini menjadi salah satu buah tangan yang digemari wisatawan.

Comment here