Hankam

TNI AD Butuh Duo AH-64 Apache dan Black Hawk untuk Bentuk Combat Aviation Brigade

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) punya dinas penerbangan, yakni Pusat Penerbangan Angkatan Darat alias Puspenerbad. Dinas itu berguna bagi TNI AD untuk menjalankan berbagai misi penting, mulai dari Medevac, air support hingga angkut logistik bisa dilakukan Puspenerbad TNI AD.

Kemudian dalam peperangan modern saat ini, keberadaan Puspenerbad menjadi vital lantaran pasukan TNI AD ada yang berkualifikasi Mobile Udara (Mobud). Jika kita pernah melihat film Black Hawk Down atau Perang Vietnam, fungsi mobud adalah seperti di sinema itu.

Dikutip dari Zonajakarta.pikiran-rakyat.com, Selasa (7/9/2021), pasukan akan naik helikopter menuju titik sasaran, diterjunkan dengan ropping lalu menjalankan misi, begitu cepat, ringkas dan tak buang-buang energi. Keberadaan helikopter angkut akan sangat berguna dalam misi mobud.

Namun helikopter angkut atau serbu haruslah mendapat pengawalan dari heli serang. Untunglah TNI AD sudah dilengkapi dengan heli serang macam AH-64 Apache dan Mi-35 Hind E.

Iring-iringan helikopter TNI AD ada Apache, Bell-412 dan Mi-35. (Foto: zonajakarta.pikiran-rakyat)

Apache AH-64E Guardian adalah tipe helikopter militer dari jenis serang yang bisa terbang dalam berbagai keadaan cuaca. Ia bisa menjadi air support sekaligus tank killer karena adanya rudal AGM-114 Hellfire.

Namun rupanya TNI AD harus tetap memiliki heli angkut lagi. Deretan heli angkut TNI AD ialah Bell-412, Iroquis dan Mi-17. Ada pula heli Fennec, namun ia digunakan untuk dukungan tembakan udara ringan. Maka mau tak mau adanya heli angkut Sikorsky S-70 Black Hawk patut dipertimbangkan.

Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bahkan menginginkan Black Hawk segera hadir di jajaran Puspenerbad. “Bukan hanya helikopter Osprey saja. Dalam (daftar alutsista) yang kami sempat usulkan ada helikopter AW juga dan Black Hawk juga,” kata Andika.

Jika memang benar demikian maka bau-baunya TNI AD akan membentuk Combat Aviation Brigade layaknya US Army.

Combat Aviation Brigade sendiri dibentuk oleh US Army untuk melayani kebutuhan AD Amerika Serikat dalam penggelaran pasukan secara cepat. Ia menjadi tumpuan serangan US Army dalam berbagai macam peperangan.

Bayangkan saja dalam sekali jalan, Combat Aviation Brigade US Army dapat memuat ratusan personel, dengan unsur puluhan AH-64 Apache, Black Hawk dan CH-47 Chinook.

Mereka kemudian bisa melakukan operasi militer secara mandiri di mana pos komando bisa dilakukan di dalam Black Hawk, kemudian air support dari AH-64 Apache hingga drop-evakuasi pasukan bisa dari Chinook maupun Black Hawk.

Apa yang dilakukan US Army kemudian ditiru oleh USMC di mana mereka juga punya Combat Aviation Brigade.

Comment here