Hankam

TNI AD Ingin Lebih Banyak Rekrut Ahli Siber Jadi Prajurit

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Pusat Sandi dan Siber TNI Angkatan Darat (Pussansiad) berencana merekrut lebih banyak ahli siber menjadi prajurit TNI AD. Ini agar kebutuhan pasukan yang memiliki kemampuan siber terpenuhi.

Komandan Pussansiad Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie menerangkan jumlah personel Pusat Sandi dan Siber TNI AD saat ini sekitar 130 orang, sementara sesuai ketentuan jumlah yang ditargetkan 197 orang.

“Masih ada yang harus dipenuhi, pelan-pelan dipenuhi. Ini sudah jadi kebijakan politik Bapak Kasad dan Panglima TNI,” terang Iroth dikutip dari Tempo.co, Rabu (24/11/2021).

Sejauh ini, pimpinan TNI AD telah meresmikan Satuan Sandi dan Siber di setiap Komando Daerah Militer (Kodam) TNI AD. “Satuan Sandi dan Siber Kodam, 1 Kodam paling tidak ada 60 personel. Itu mulai dari perwira, bintara, dan tamtama,” ujar Iroth.

Prajurit Kopassus menunjukkan keterampilan fisik dalam peringatan HUT ke-67 Kopassus di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta, Rabu, 24 April 2019. Peringatan teresbut digelar dalam tiga format acara yaitu kegiatan apel bersama prajurit, unjuk keterampilan prajurit, dan syukuran serta ramah tamah. (Foto: REUTERS)

Ia menargetkan pihaknya akan memenuhi target jumlah personel yang memiliki kemampuan siber pada 2022.

Pusat Sandi dan Siber TNI AD merupakan satuan yang terbentuk kurang lebih 1,5 tahun lalu. Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa pada beberapa kesempatan menyampaikan pihaknya akan fokus membangun kekuatan siber TNI.

Comment here