Kesehatan

Update Covid-19 Jumat 8 Oktober 2021: Positif 4.225.871, Sembuh 4.057.760, Meninggal 142.560

Editor: Dwi Badarmanto

Jakarta, KABNews.id – Kembali dilaporkan di Indonesia masih adanya penambahan kasus positif, sembuh, dan meninggal dunia akibat virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

Ada penambahan 1.384 orang yang pada Jumat (8/10/2021) dinyatakan positif Covid-19. Total akumulatifnya ada 4.225.871 orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona yang menyebabkan Covid-19 di Indonesia hingga saat ini.

Untuk penambahan kasus sembuh ada 3.514 orang pada Jumat (8/10/2021). Jadi di Indonesia sampai kini terdapat 4.057.760 pasien sudah berhasil sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.

Sementara itu, kasus meninggal dunia pada hari ini bertambah 66 orang. Dengan begitu, total akumulatifnya sebanyak 142.560 orang meninggal dunia akibat virus Corona yang menyebabkan Covid-19 sampai saat ini di Indonesia.

Demikian data update pasien Covid-19 tercatat sejak pukul 12.00 WIB Kamis 7 Oktober 2021 hingga Jumat (8/10/2021) pada jam yang sama, seperti dilansir Liputan6.com, Sabtu (9/10/2021).

Peringatan WHO

Untuk mencapai vaksinasi global Covid-19 pada pertengahan 2022, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meluncurkan strategi vaksinasi baru pada 7 Oktober 2021. Strategi tersebut menguraikan tindakan prioritas yang diperlukan dari berbagai aktor untuk mencapai target.

Dalam strategi tersebut semua negara harus:

– Menetapkan target dan rencana vaksin Covid-19 nasional yang diperbarui yang menetapkan persyaratan dosis untuk memandu investasi manufaktur dan redistribusi vaksin. Setiap negara juga perlu menetapkan kebutuhan sumber daya keuangan dan program untuk memandu perencanaan internal dan dukungan eksternal.

Botol vaksin Pfizer terlihat saat kegiatan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Cinere, Depok, Minggu (26/9/2021). Pemkot Depok menargetkan vaksinasi Covid-19 pada Desember 2021 sekitar 1,6 juta orang atau sebesar 70 persen dari total penduduk Depok. (Foto: Liputan6)

– Memantau permintaan dan penggunaan vaksin secara hati-hati untuk menyesuaikan layanan dengan cepat dan memastikan kontinuitas pasokan vaksin.

– Berkomitmen pada distribusi vaksin yang adil sesuai dengan pendekatan tiga langkah WHO.

– Merevisi strategi, kebijakan, dan prioritas vaksinasi nasional sesuai kebutuhan untuk memanfaatkan bukti yang muncul guna memaksimalkan dampak dari vaksin yang sudah ada, yang dimodifikasi, dan yang baru.

Strategi tersebut juga menguraikan, negara dengan cakupan vaksinasi yang tinggi harus:

– Tukar jadwal pengiriman vaksin, dengan COVAX dan AVA untuk meningkatkan cakupan di negara-negara yang membutuhkan.

– Memenuhi dan mempercepat komitmen pembagian dosis dan donasi vaksin ke COVAX dalam waktu dekat, bagi mereka yang memiliki janji.

– Menetapkan komitmen pembagian dosis baru untuk memfasilitasi kemajuan menuju target cakupan 70 persen di setiap negara.

Comment here