Politik

Zulkifli Hasan: Kalau Hanya di Luar Teriak-teriak, Bagaimana Bisa Sumbang Gagasan?

Editor: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, KABNews.id – “Kami mendukung pemerintah, tujuannya agar kita bisa memberikan konsep, gagasan, saran-saran agar bisa dijalankan. Kalau di luar kita teriak-teriak saja bagaimana bisa?” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/9/2021).

Zulhas, panggilan akrabnya, mengungkapkan, partainya memilih untuk bergabung ke koalisi partai politik pendukung pemerintah agar dapat memberikan sumbangan gagasan untuk dijalankan oleh pemerintah.

Menurut Zulhas, bila PAN berada di luar koalisi pendukung pemerintah, kritik dan saran yang disuarakan oleh PAN akan sulit terwujud.

Kendati demikian, Zulhas menegaskan, bergabungnya PAN ke barisan pendukung pemerintah tidak berarti PAN berharap mendapat jatah kursi di Kabinet Indonesia Maju.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Foto: detikNews)

Ia menuturkan, PAN sudah sejak lama mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo tanpa meminta jatah kursi di kabinet karena hal itu merupakan hak prerogratif presiden.

“Memang dari awal setelah dua tahun kami tidak ada meminta. Serahkan saja kepada Pak Presiden. Tidak gara-gara itu kami jadi tidak mendukung,” ujar Zulhas.

Mantan Ketua MPR RI itu menambahkan, dengan bergabung ke koalisi pendukung pemerintah, PAN juga akan berperan untuk menjadi jembatan antara pemerintah dengan pihak-pihak yang selama ini berbeda pandangan dengan pemerintah.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk berhenti saling menyalahkan karena hal itu tidak akan menyelesaikan masalah. “Kita cari penyebabnya. Kalau orang begini kenapa, orang begitu kenapa, kita cari sebab-sebabnya kita selesaikan. Itulah peran yang ditugaskan kepada saya,” ujar Zulhas.

PAN resmi bergabung ke koalisi partai politik pendukung pemerintah berdasarkan keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PAN yang digelar di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, keputusan tesebut telah disetujui oleh semua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW). “Rakernas menyetujui PAN berada di posisi partai koalisi pemerintah dalam rangka perjuangan politik untuk membawa kebaikan dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Yoga.

Comment here